Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan tiga strategi pengentasan banjir Jakarta. Pertama ialah membangun banyak kolam atau waduk retensi di wilayah hulu. Tujuannya untuk mengendalikan air yang berasal dari hulu.
"Sehingga air dari hulu bergerak ke Jakarta secara lebih terkontrol," kata Anies di Balai Kota, Kamis (2/5).
Banjir Jakarta tidak hanya disebabkan air kiriman dari hulu tetapi juga akibat naiknya permukaan air laut saat pasang yang didukung penurunan muka tanah.
Untuk mencegah banjir pasang air laut tersebut, Anies akan menjalankan strategi kedua yaitu melanjutkan pembangunan tanggul laut yang sebelumnya telah berjalan pada era Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Baca juga: Anies Klaim Banjir Era Ahok Lebih Parah
Lalu strategi yang ketiga ialah membangun drainase vertikal agar tanah mampu menyerap air.
"Ini terkait dengan banjir yang terjadi di dalam kota baik yang lebih disebabkan oleh cuaca domestik," terangnya.
Selain itu, adapula langkah tambahan lainnya seperti konsep penataan sungai yakni naturalisasi dengan menghidupkan kembali ekosistem sungai.
"Menghidupkan ekosistem sungai itu supaya satu, airnya jernih, mahkluk-makhluk bisa hidup di sana. Dan kalau mahkluk-makhluk bisa hidup di sana artinya polusi juga rendah. Dan itu yang akan kita lakukan," terangnya. (OL-2)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved