Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 150 Kepala Keluarga (KK) warga di RT 10 RT 11 dan R12 serta sebagian RT8 RW02 kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur berdampak akibat banjir luapan setinggi 3 meter sejak Jumat (26/4) pagi.
Ketua RW 02, Istijab mengatakan, banjir setinggi 3 meter yang memasuki pemukiman di 4 RT itu merupakan banjir terparah dalam tahun ini. Pasalnya, ketinggian air lebih tinggi dari sebelumnya.
"Itu memang sering banjir tetapi tahun ini belum separah itu. Tadi aja airnya sempat naiknya," kata Istijab di Cawang, (26/4)
Istijab mengaku, kawasan pemukiman yang tidak jauh dari Kali Ciliwung itu kerap diterjang banjir luapan. Bahkan dalam setahun bisa terjadi beberapa kali, tergantung kiriman arus air dari kawasan Bogor.
"Kalau sampai ke RT8 sudah parah banget ya, itu mungkin terjadi 5 tahun lalu. Paling sering itu di bawah," terangnya.
Baca juga: Banjir di Kawasan Rawajati
Dia menambahkan, warga setempat selalu waspada dengan kondisi banjir yang sering terjadi tanpa hujan tersebut. Apalagi arus deras air di Kali Ciliwung dengan sekejap memasuki pemukiman warga setempat.
"Waspada tetap, karena banjir luapan itu bisa terjadi tiba-tiba dan cepat," lanjutnya.
Ia berharap normalisasi sepanjang Kali Ciliwung segera direalisasi. Pasalnya, kondisi berbeda dirasakan warga Kampung Melayu setelah normalisasi yang merasakan dampak banjir mulai berkurang.
"Ini kalau sudah normalisasi kali Ciliwung, insyaAllah aman lah. Kalau beres, pasti lancar aliran airnya," paparnya.
Dari pantauan Media Indonesia, banjir yang menggenangi pemukiman kelurahan Cawang mulai surut sejak sore. Namun, hingga pukul 20.00 WIB banjir yang bercampur lumpur itu masih setinggi lutut pria dewasa. (OL-4)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved