Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ASRI, 27, menilai tarif maksimal Moda Raya Terpadu (MRT) sebesar Rp14 ribu masih terjangkau dan sepadan dengan efisiensi waktu yang diberikan.
Pegawai BUMN yang berkantor di Harmoni, Jakarta Pusat, itu menceritakan sebelum adanya MRT, dirinya harus menempuh perjalanan maksimal dua jam menuju kantor dari kediamannya di Pondok Cabek, Tangerang Selatan.
"Dulu sebelum MRT ada, yang diandalkan bus Trans-Jakarta koridor 8 Lebak Bulus-Harmoni. Sebelumnya, berangkat bersama ibu yang membawa mobil. Dari Halte Harmoni jalan kaki lumayan dekat sih ke kantor," terangnya kepada Media Indonesia, Kamis (28/3).
Waktu tempuh yang begitu lama saat menggunakan Trans-Jakarta disebabkan kemacetan dan proses menunggu bus datang cukup lama. Meskipun demikian, Asri menyebut risiko itu wajar dengan tarif Trans-Jakarta yang sangat murah sebesar Rp3.500.
Baca juga: Komisi B DPRD DKI Tolak Kesepakatan Tarif MRT
Sementara saat menggunakan MRT, waktu tempuh menjadi lebih singkat yakni 40-50 menit.
"MRT kan cepat, sudah pasti datang setiap lima menit, keretanya nyaman, sejuk jadi ya bagus sekali. Wajarlah dengan tarif Rp14 ribu. Buat saya sepertinya tidak masalah naik ini setiap hari karena akan punya waktu lebih banyak untuk istirahat. Tidak diburu-buru bangun terlalu pagi," ungkapnya.
Ia pun mengungkapkan jika masih ada warga yang merasa tarifnya mahal, seharusnya dibandingkan kembali dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk menggunakan kendaraan pribadi.
"Misal naik mobil atau motor kan ada bensin, perawatan, ganti oli, capek di jalan macet-macetan, kena polusi, belum lagi stresnya. Lalu kalau kendaraan masih mencicil ya tambah lagi biaya cicilnya," pungkasnya.(OL-5)
Donald Trump menegaskan bahwa posisi Greenland sangat krusial untuk melindungi AS dari potensi serangan Rusia atau Tiongkok.
Donald Trump pada Senin (12/1) mengumumkan pemberlakuan tarif sebesar 25% terhadap semua negara yang masih berdagang dengan Iran.
Pemprov DKI Jakarta berencana menempuh jalur penambahan melalui APBD Perubahan yang akan dibahas pada pertengahan tahun mendatang.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
Imbauan juga ditujukan kepada penyedia jasa angkutan udara, darat, dan laut agar mengacu pada harga yang wajar.
Penyesuaian TBA dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem industri penerbangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved