Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PLT Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Suhajar Diantoro mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terkait peningkatan pembangunan dalam program Gerakan Pembangunan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas) di Kabupaten Morotai ke depannya.
"Pembangunan tol laut di perairan Moratai juga segera dibangun, dengan mendata item barang yang dapat diangkut dari Morotai ke luar," kata Suhajar, Rabu (20/3).
Begitu juga, terkait kendala dan hambatan yang dikeluhkan nelayan akan segera dikoordinasikan bahkan ada kemungkinan depo Pertamina tersedia di Morotai.
"Seperti yang dijelaskan bapak bupati, beberapa hambatan terjadi dan Pak Wiranto akan berkoordinasi dengan Menteri KKP seperti ketersediaan bahan bakar di Morotai," tuturnya.
Baca juga: Gerbangdutas Atasi Keterisolasian Wilayah Perbatasan
Salah seorang nelayan yang tergabung dalam Koperasi Taruna Selatan Desa Daeo Majiko, Jufri, mengeluhkan pasokan BBM untuk nelayan yang tidak stabil. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah lebih peduli dengan menambah fasilitas lainnya untuk menunjang aktivitas nelayan ke depan.
Meskipun demikian, dia mengaku sangat terbantu dengan adanya SKPT tersebut. Pasalnya, hasil tangkapan mereka tidak sia-sia karena kebutuhan produksi es flake telah tersedia.
"Sekarang berapa pun tangkapan nelayan bisa dijual ke SKPT, apalagi tangkapan tuna nelayan berukuran besar-besar," ungkapnya.
Menurut Jufri, terdapat 24 kapal nelayan taruna selatan yang menjual ikan ke SKPT, masing-masing tuna dibeli dengan harga Rp32 ribu per kilogram. Sedangkan untuk nelayan lepas dihargai Rp36 ribu per kilogram.
"Kita saat ini bisa mendapatkan 2 sampai 3 ekor tuna setiap harinya. Omzet sekarang juga meningkat jadi Rp4-5 juta setiap harinya," pungkasnya.
Untuk diketahui, Gerbangdutas merupakan tanda dimulainya pelaksanaan program dan kegiatan yang diarahkan untuk pembangunan perbatasan pada 2019 dengan alokasi Rp12,229 triliun yang tersebar di seluruh wilayah perbatasan Indonesia.
Sedangkan untuk Kabupaten Morotai, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melalui Gerakan Pembangunan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp778,831 miliar yang tersebar pada 14 kementerian/lembaga untuk mendorong percepatan pembangunan perbatasan negara di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.(OL-5)
Industri galangan kapal nasional menyambut positif rencana pemerintah memberikan insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk hingga 0%.
Presiden Prabowo Subianto percepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, dengan progres tahap pertama 50%.
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved