Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya menyebut Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya sudah membentuk tim identifikasi terkait ratusan pengendara motor masuk ke tol Cempaka Putih, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
"Dirlantas sudah membentuk tim, dia sedang mengidentifikasi lokasi lokasi mana, jalan mana yang banyak melawan arus, sudah kita lakukan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (8/2).
Baca juga: Polisi: Penganiaya Pengawai KPK ialah Unsur Pemprov Papua
Selain itu, lanjut Argo, pihaknya sudah melakukan beberapa hal lainnya atas kejadian yang diduga dilakukan massa dari salah satu organisasi buruh tersebut. "Ada juga beberapa yang sudah kami lakukan, baik teguran, penilangan atau represif sudah kami lakukan," ujar Argo menambahkan.
Sebelumnya, sejumlah video yang menunjukkan ratusan pemotor masuk jalan tol beredar luas di media sosial, Kamis (7/2). Ratusan pengemudi sepeda motor itu diduga buruh yang hendak berdemo ke Gedung Kementerian Tenaga Kerja di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan.
Humas PT Jasa Marga, Irra Soenardi menjelaskan bahwa sekitar 300 pemotor menerobos Gerbang Tol Cempaka Putih dan keluar di Pancoran untuk berdemo. "Kejadian kurang lebih pukul 10.30 WIB," jelas Irra.
Dalam video yang beredar, terlihat ratusan pemotor melintas di jalan tol mengikuti sebuah mobil komando yang membawa pengeras suara. Pengendara mobil di dalam tol pun tak dapat berbuat banyak dan seolah membiarkan motor-motor itu lewat. Akibatnya jalanan di sekitar Gatot Soebroto pun terpantau padat. Kepolisian pun terpaksa mengalihkan lalu lintas dari arah Kuningan menuju Cawang ke arah Mampang.
Baca juga: Polisi Tangkap Sepasang Kekasih Pengedar Narkoba Jaringan Lapas
Polisi terpaksa mengizinkan sejumlah pengendara motor untuk melintas di ruas tol dalam kota untuk menghindari bentrok dengan petugas. Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Darmanto mengatakan, saat itu jumlah aparat kepolisian yang berjaga di gerbang tol Cempaka Putih, Jakarta Pusat tidak sebanding dengan jumlah pengendara motor tersebut.
"Saat itu, jumlah anggota minim karena ada demo di beberapa titik di Jakarta dan acara Presiden Joko Widodo di Kemayoran. Sementara, jumlah pengendara motor sekitar 600 sampai 700 orang," kata Darmanto. (Ant/OL-6)
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
PT Jasa Marga menerapkan diskon tarif tol sebesar 30% untuk rute menerus dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung
Sebagai tambahan layanan darurat, Pertamina juga menyiagakan layanan motoris yang bertugas membantu pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.
Selain itu, disediakan 15 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) fungsional di berbagai titik strategis.
“Pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Astra Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved