Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KABID Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya melakukan penjagaan dan patroli rutin selama 24 jam di kediaman petinggi KPK.
"Rumah ketua KPK kita jaga, ada 6 personel 24 jam kita jaga, pakaian dinas ada juga pakaian preman yang memantau," kata Argo, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (10/1).
Baca juga: Aksi Teror tak akan Kendurkan Pemberantasan Korupsi
Argo menambahkan, penjagaan juga di bantu dengan patroli dari Polsek setempat dan polres Bekasi. Sehingga kenyamanan dan ancaman terhadap petinggi KPK dapat diminimalisir. "Sama dengan yang dilakukan di polres Jakarta Selatan. Kita memberikam jaminan keamanan," sebutnya.
Terkait aksi teror yang dilakukan berbarengan, Argo menjelaskan, belum bisa menyimpulkan indikasi dan motif para pelaku yang terorganisir.
"Ini semuanya sedang kita lakukan penyelidikan, baik itu nanti kita komunikasikan antara TKP 1 dengan TKP 2. Dan kita masih menunggu dari pada kerja tim yang sudah dibentuk ini," lanjutnya.
Sejauh ini polisi terus bekerja melakukan pengusutan kasus teror dengan memeriksa sejumlah saksi dan alat bukti yang ditemukan di kediaman kedua petinggi KPK tersebut.
"Kita memeriksa saksi, kita menanyakan saksi, kita mencari barang bukti, barang bukti diperiksakan di Labfor. Kemudian kita evaluasi dari keterangan saksi-saksi itu dan ada bukti petunjuk. Itu upaya ya sama ya," pungkasnya. (OL-6)
Kasus ini bermula saat DJ Donny melaporkan serangkaian teror fisik di rumahnya yang terjadi dalam waktu berdekatan.
Siapa DJ Donny? Profil lengkap Ramond Dony Adam, perjalanan dari DJ hiburan ke pengkritik pemerintah yang vokal dan jadi sorotan.
Kronologi teror bom molotov ke rumah DJ Donny di Jakarta. Aksi ini merupakan teror kedua setelah paket bangkai ayam. Kasus telah dilaporkan ke polisi
DJ Donny, resmi melaporkan aksi teror yang menimpa dirinya dan keluarga ke Polda Metro Jaya, Rabu (31/12)
Selain menangkap seluruh tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti bom molotov, ponsel, motor dan barang bukti lainnya.
Hingga kini, aparat Brimob terus melakukan upaya pembubaran massa dengan tembakan gas air mata, sementara situasi sekitar Mako Brimob Kwitang tetap mencekam
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved