Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Tren Awal Tahun, Refleksi Hubungan Dikemas Lewat Pendekatan Zodiak

Insi Nantika Jelita
31/1/2026 03:56
Tren Awal Tahun, Refleksi Hubungan Dikemas Lewat Pendekatan Zodiak
Melalui karakter zodiak, pasangan diajak mengenali pola emosi, kebutuhan ruang personal, hingga potensi miskomunikasi yang kerap muncul dalam hubungan.(Dok. Okamoto)

MEMASUKI awal tahun, banyak pasangan mulai meninjau kembali kualitas hubungan mereka, mulai dari cara berkomunikasi, kenyamanan emosional, hingga kesiapan menjalani relasi yang lebih dewasa dan bertanggung jawab. Di tengah tren refleksi ini, pendekatan ringan dan relevan menjadi salah satu cara untuk membuka percakapan tentang dinamika hubungan tanpa terasa menggurui.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Okamoto menggandeng astrolog Canti Widyadhari untuk menghadirkan panduan refleksi hubungan berbasis zodiak. Kolaborasi ini memanfaatkan popularitas astrologi sebagai medium percakapan yang dekat dengan generasi muda, sekaligus membuka ruang diskusi seputar hubungan yang lebih mindful, saling menghargai, dan nyaman dijalani sepanjang tahun.

Senior Chief Marketer Okamoto Industries (HK) Ltd., Holly Kwan, menjelaskan, pendekatan ini dipilih untuk menjangkau pasangan dengan cara yang lebih cair. 

"Pendekatan zodiak kami gunakan sebagai medium reflektif untuk membuka ruang percakapan seputar dinamika hubungan dengan cara yang ringan dan mudah dipahami," ujarnya.

Astrologi dalam konteks ini tidak dimaksudkan sebagai panduan mutlak, melainkan sebagai pemantik refleksi. Melalui karakter zodiak, pasangan diajak mengenali pola emosi, kebutuhan ruang personal, hingga potensi miskomunikasi yang kerap muncul dalam hubungan.

Psikolog Febrizky Yahya menilai pendekatan semacam ini relevan dengan kebiasaan masyarakat saat ini. Dalam psikologi, percakapan dan refleksi diri sering kali dimulai dari hal-hal yang dekat dengan keseharian. 

"Zodiak, yang saat ini cukup populer, dapat dimaknai sebagai salah satu medium untuk mengajak pasangan berbicara tentang dinamika hubungan mereka secara lebih santai,” jelasnya.

Ia menambahkan, terlepas dari medium yang digunakan, membangun hubungan tetap membutuhkan kesadaran, komunikasi yang jujur, serta tanggung jawab bersama agar keintiman dapat terjaga secara sehat dan saling menghormati.

Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Canti Widyadhari merangkum prediksi percintaan untuk masing-masing zodiak sepanjang tahun. Salah satunya untuk Aries, yang dikenal independen dan berapi-api. 

Pada periode tertentu di paruh kedua tahun, Aries diprediksi akan merasakan kedekatan emosional yang lebih intens dengan pasangan. Namun, fase tersebut juga berpotensi diwarnai tantangan komunikasi, terutama ketika kebutuhan ruang personal tidak tersampaikan dengan jelas.

Melalui refleksi semacam ini, pasangan diharapkan dapat lebih peka terhadap perubahan dinamika hubungan, kapan perlu memberi ruang, kapan perlu mendekat, dan kapan harus berbicara secara terbuka agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Bagi Okamoto, edukasi seputar hubungan dan kesehatan seksual menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran generasi modern untuk menjalani relasi secara bijak dan bertanggung jawab.

"Dengan pemahaman yang tepat, pasangan dapat lebih percaya diri dalam berkomunikasi, memahami batas satu sama lain, serta mengambil keputusan yang sadar dan aman dalam menjalani kedekatan," kata Holly.

Pendekatan yang ringan, fun, dan relevan ini akan terus menjadi bagian dari upaya Okamoto dalam mendekatkan edukasi seputar relasi dan kesehatan seksual di masyarakat. Ke depan, Okamoto juga menyiapkan ruang eksplorasi baru untuk mengajak publik mengenal relasi yang sehat, aman, dan nyaman sebagai fondasi hubungan jangka panjang. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya