Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP tanggal 12 November, Indonesia memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN). Momen penting ini mengingatkan kita semua tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Tahun ini, pemerintah mengusung tema "Generasi Sehat, Masa Depan Hebat", menegaskan semangat generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi kuat, tangguh, serta sadar akan pentingnya menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan mental.
Kesehatan sejatinya adalah bentuk kekayaan yang tak ternilai. Dengan tubuh yang sehat, seseorang dapat menjalani hari-hari dengan produktif, bahagia, dan penuh energi. Lalu, seperti apa cara sederhana tapi bermakna untuk memperingati HKN 2025?
Berikut beberapa inspirasi kegiatan yang bisa dilakukan, seperti dilansir dari situs Antara, Rabu (12/11).
Menjalani pemeriksaan medis secara berkala membantu mengenali potensi gangguan kesehatan lebih awal. Tindakan pencegahan seperti ini penting agar penyakit tidak berkembang menjadi lebih parah di masa depan.
Aktivitas fisik adalah kunci menjaga kebugaran tubuh dan kesehatan mental. Kegiatan ringan seperti jalan kaki, bersepeda, bersih-bersih rumah, atau berolahraga santai dapat membantu tubuh melepaskan hormon endorfin yang membuat perasaan lebih bahagia.
Supaya tubuh tetap berfungsi optimal, jangan lupa menjaga asupan cairan. Minumlah air putih minimal delapan gelas sehari untuk mencegah dehidrasi dan menjaga stamina.
Pola makan yang seimbang adalah fondasi dari gaya hidup sehat. Pastikan menu harian berisi makanan bergizi seperti sayur, buah, dan sumber protein baik seperti ikan atau telur. Batasi makanan cepat saji, gorengan, serta makanan tinggi gula dan garam.
Waktu istirahat yang cukup adalah bagian penting dari proses pemulihan tubuh. Tidurlah 6–8 jam setiap malam agar fisik dan pikiran bisa beristirahat sepenuhnya.(M-2)
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Penutup tahun di Braga pun menjadi simbol transisi: menoleh ke belakang untuk menghargai proses, lalu melangkah ke depan dengan optimisme menyambut 2026 dan meraih mimpi.
Kemenpora bersama FAO mendorong keterlibatan generasi muda Indonesia dalam sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Prevalensi stroke berada di kisaran 8,3 per 1.000 penduduk
Generasi muda Indonesia menunjukkan pergeseran signifikan dalam cara mempersiapkan masa depan finansial mereka.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved