Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP kali Taylor Swift membuka era baru, bukan hanya musik yang diluncurkan. Pertunangannya bersama Travis Kelce dan perilisan album terbaru The Life of a Showgirl pada 3 Oktober membuat euforia baru, kali ini di dunia nail art.
Kilauan sequin, rhinestone, hingga palet warna aqua-oranye khas album terbarunya digambar ke kuku para Swifties. “Taylor selalu jadi pencipta tren, termasuk di nail art. Estetikanya langsung terasa personal dan ekspresif,” ujar nail artist asal New York, Erica De Los Santos.
Para manicurist menyebut tren Showgirl ini mengedepankan nuansa glamor. Dengan kombinasi oranye terang, biru lembut, hingga peach berpadu dengan sentuhan emas, perak, glitter, ombré, dan aura fade.
Julie Kandalec, nail artist selebritas asal New York, menambahkan terkait tren nail art ini. Tak hanya warna album, tapi aksen 3D seperti permata, bulu ala kostum panggung, hingga efek chrome kini mulai banyak diminta klien.
Para ahli melihat Showgirl memengaruhi tren manicure musim gugur. Karena palet warna dan teksturnya cocok dengan gaya lain yang sedang naik daun, seperti kristal dan mixed metals.
Desain gradasi atau ombre fade menjadi pilihan aman namun tetap standout untuk menggambarkan nuansa album. Perpaduan oranye dan biru dari sampul Showgirl bisa direpresentasikan lewat transisi warna halus di kuku.
Sementara aura nails memberi efek cahaya lembut di tengah kuku, seolah meniru sorotan lampu panggung. Teknik ini juga populer di TikTok dan karpet merah. Sehingga mudah diterapkan untuk yang ingin tampil kekinian tanpa terkesan terlalu “kostum.”
Kilau adalah kata kunci era ini. Glitter, chrome, metallic, hingga rhinestone diaplikasikan untuk meniru busana berkilau yang dipakai Swift. Manicurist menyarankan penggunaan lapisan glitter tipis di atas warna dasar.
Dapat juga pemakaian powder chrome untuk efek ekstra mengkilap. Penambahan rhinestone di beberapa titik akan memberi dimensi glamor. Seperti perhiasan yang mencuri perhatian di setiap gerakan tangan.
Bagi yang ingin benar-benar tampil bold, tren maksimalis adalah jawabannya. Gaya ini memungkinkan penggunaan elemen besar dan penuh detail. Yaitu rhinestone oversize, rantai kecil, foil emas atau perak, hingga tekstur menyerupai bulu dan kain.
Nail artist bahkan menyarankan desain yang berbeda di setiap kuku. Agar memberi kesan panggung Broadway yang dramatis. Ada juga ide detail “corset nails” dengan rantai menyerupai ikatan korset. Ataupun efek gel bergelombang untuk meniru tirai panggung
Untuk yang lebih suka gaya sederhana, French tips bisa tetap masuk ke tren ini. Bedanya, ujung kuku diberi twist modern. Seperti glitter tip, warna oranye atau biru, hingga tambahan aksen kecil seperti bintang, garis emas, atau motif hewan.
Desain ini memberi kesan elegan namun tetap playful, cocok untuk keseharian maupun momen spesial.
“Nail art bisa jadi cara mudah merayakan sebuah momen, bahkan menjadi identitas kecil yang langsung dikenali,” kata De Los Santos. Dengan kombinasi musik, dan kecantikan, Taylor Swift membuktikan bahwa setiap eranya bukan sekadar fase musik. Tetapi fenomena yang mampu menginspirasi. (Allure/Z-2)
Taylor Swift kembali memicu teori penggemar setelah sebuah pesan tersembunyi muncul di dokumenter Disney+. Benarkah album baru segera menyusul?
Taylor Swift mendominasi statistik akhir tahun Genius 2025 lewat album The Life of a Showgirl. Lirik lagu "Wood" yang kontroversial memicu lonjakan trafik hingga 29 juta tayangan.
Taylor Swift kembali menarik perhatian publik lewat perilisan lagu terbarunya, Actually Romantic, yang menjadi bagian dari album The Life of a Showgirl pada Jumat, 3 Oktober.
Album terbaru Taylor Swift The Life of a Showgirl menuai kritik tajam dari media dan penggemar.
Taylor Swift merilis video musik The Fate of Ophelia dari album terbarunya, The Life of a Showgirl.
Taylor Swift bukan sekadar penyanyi. Ia menciptakan “Swiftonomics”, ekosistem ekonomi yang mengubah industri hiburan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved