Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
VITAMIN D dibutuhkan oleh tubuh dan berfungsi untuk membantu menyerap kalsium dan fosfor. Selain itu, vitamin D juga diketahui dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, mengendalikan infeksi, dan meredakan peradangan. Namun, kelebihan vitamin D akibat konsumsi suplemen yang dosisnya kurang sesuai juga bisa menimbulkan efek berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Dikutip dari Alodokter, kebutuhan vitamin D yang disarankan untuk orang dewasa adalah 15 mikrogram atau sekitar 600 IU. Jika tidak terpenuhi, seseorang akan mengalami defisiensi vitamin D yang berpotensi menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.
Vitamin D dibentuk di kulit dengan bantuan sinar matahari. Selain itu, asupan vitamin D bisa didapatkan dari makanan maupun suplemen ataupun makanan yang kaya akan vitamin D
Kelebihan vitamin D dapat menyebabkan hiperkalsemia. Hiperkalsemia merupakan kondisi di mana kadar kalsium dalam darah berada di atas rata-rata, atau lebih tinggi dari 10,8 mg/dL.
Konsumsi vitamin D memang bermanfaat untuk kekuatan tulang. Namun, konsumsi vitamin D dalam dosis tinggi justru dapat menyebabkan gangguan pada tulang. Semakin tinggi dosis vitamin D yang dikonsumsi, semakin tinggi pula risiko mengalami patah tulang. Hal ini karena kelebihan vitamin D dapat mengganggu kerja vitamin K2 yang membantu menjaga kalsium dalam tulang, sehingga tulang kehilangan kepadatannya.
Kelebihan vitamin D dapat menyebabkan gangguan pada ginjal. Hal ini
disebabkan karena konsumsi vitamin D dalam dosis tinggi akan meningkatkan penyerapan kalsium, sehingga menyebabkan pembentukan batu ginjal. Selain itu, kelebihan vitamin D juga diketahui menyebabkan kerusakan ginjal permanen atau gagal ginjal.
Tak hanya secara fisik, kelebihan vitamin D juga dapat memengaruhi kondisi mental seseorang. Gejalanya meliputi depresi, gelisah, dan kebingungan, atau bahkan koma. Kondisi mental seseorang nantinya akan membaik seiring dengan penurunan kadar kalsium dalam tubuh.
Kelebihan vitamin D ini biasanya terjadi jika Anda mengonsumsi suplemen vitamin D dalam dosis tinggi, bukan dari paparan sinar matahari atau makanan. Oleh karena itu, pastikan konsumsi suplemen vitamin D sesuai dengan kebutuhan harian Anda, jangan lebih dari 100 mikrogram (4.000 IU) untuk orang dewasa.
Hiperkalsemia yang terjadi akibat kelebihan vitamin D dapat menyebabkan berbagai gangguan pencernaan. Hal ini biasanya ditandai dengan mual, muntah, kehilangan nafsu makan, diare, dan sembelit.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi suplemen vitamin D3 lebih dari 50.000 IU selama 3 bulan dapat menimbulkan diare dan sakit perut. Gejala ini mereda setelah konsumsi suplemen vitamin D3 dihentikan. (H-3)
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Jika kadar vitamin D rendah, kalsium yang seharusnya menjadi struktur utama kekuatan tulang tidak dapat terserap maksimal oleh tubuh.
MEMASUKI tahun 2026, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif semakin meningkat, termasuk dengan mengonsumsi suplemen kesehatan.
Selain dari sinar matahari, asupan melalui minuman adalah cara praktis untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda.
Menurut refrensi dari British Heart Foundation (BHF) dan Bone Health & Osteoporosis Foundation, berikut adalah enam minuman dengan kandungan kaya Vitamin D yang baik untuk tulang dan otot
Perempuan pascamenopause menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari penurunan kepadatan tulang hingga melemahnya sistem imun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved