Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNAAN pelembap memang terkesan mudah untuk dilakukan. Tapi apakah kamu pernah merasa mengapa ketika sudah memakai pelembap, tetapi kulit kok tetap kering? Apabila kamu mengalami hal tersebut, bisa jadi kamu tidak menggunakan pelembap dengan baik dan tepat.
"Jadi ada caranya loh untuk bisa menggunakan pelembap secara baik dan bener biar benar-benar lembab," kata dr. Arthur S., SpDVE, FINSDV, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, seperti dilansir dari lama Instagram @dokterkulitkucom, Sabtu (7/12).
"So kalo kamu punya kulit kering, sensi (sensitif), eksim, atopik, ini penting banget untuk kamu ketahui dan lakukan," lanjutnya.
1. Dipakai Setelah Mandi
Dr Arthur menyarankan memakai pelembap setelah mandi. "Untuk pelembap bisa bekerja dengan baik, itu harus ada air di dalam kulitnya. Makanya paling sering disarankan itu pakai pelembap sesudah mandi," katanya.
"Mandi pakai sabun yang baik, bilas, lalu keringkan dengan cara ditepuk-tepuk. Kalau nggak mandi, misalnya malam hari gitu, itu mau dikasihin air dengan cara disemprotin juga boleh. Setelah itu, secepatnya oleskan pelembap," lanjutnya.
2. Rekomendasi Pelembap
Dr Arthur mengatakan pelembap dengan NMF akan bekerja dengan menarik air yang ada di permukaan kulit masuk ke sel kulit. NMF (Natural Moisturizing Factor) yaitu pelembab alami yang ada di dalam kulit yang bertugas menjaga kelembapan alami kulit dari dalam.
"Biasanya juga aku merekomendasikan pelembap-pelembap yang mempunyai efek anti gatal non-obat sehingga bisa mengurangi gatal-gatal yang ringan. Jadi bisa mengurangi penggunaan obat," tutur dr Arthur. (M-3)
Memandikan anak yang terkena cacar air bertujuan agar kulit tetap bersih dan sehat. Langkah ini efektif untuk mencegah timbulnya biang keringat.
Kulit manusia memiliki lapisan pelindung alami kulit (skin barrier) dan lapisan minyak alami (sebum) yang berfungsi menjaga kelembapan dan melindungi dari iritasi.
Terlalu sering mandi justru bisa berdampak kurang baik bagi kulit.
Dokter spesialis kulit dan kelamin, Fitria Agustina, menegaskan bahwa mandi satu hingga dua kali sehari sudah cukup, meskipun Indonesia saat ini tengah menghadapi cuaca ekstrem
Mandi secara teratur penting untuk menjaga kebersihan, kesehatan kulit, dan kenyamanan tubuh, sekaligus mencegah penyakit.
Salah satu penyebab anak tantrum tidak mau berhenti saat mandi adalah instruksi orangtua yang tidak spesifik yang terkadang terkesan sepihak sehingga memicu perdebatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved