Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Menlu Sugiono Desak Dewan Keamanan PBB Rapat Luar Biasa soal Serangan di Libanon

Mohamad Farhan Zhuhri
04/4/2026 20:30
Menlu Sugiono Desak Dewan Keamanan PBB Rapat Luar Biasa soal Serangan di Libanon
Menteri Luar Negeri Sugiono(ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nz)

MENTERI Luar Negeri atau Menlu Sugiono mengambil langkah diplomatik Indonesia di forum internasional menyusul serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian UNIFIL di Libanon. Ia mengungkapkan melalui perwakilan tetap di New York, Amerika Serikat, meminta Dewan Keamanan PBB menggelar rapat.

“Satu hari setelah insiden pertama, kita meminta Dewan Keamanan PBB untuk melaksanakan rapat luar biasa. Prancis selaku pen-holder urusan Lebanon menyetujui hal tersebut,” kata Sugiono di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (4/4).

Ia menegaskan, Indonesia mengutuk serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian dan mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh. 

Menurutnya, serangan terhadap pasukan UNIFIL tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Kita menuntut investigasi menyeluruh karena ini adalah misi penjaga perdamaian. Mereka ini peacekeeping, bukan peacemaking,” ujarnya.

Sugiono menekankan bahwa pasukan penjaga perdamaian tidak dibekali kemampuan ofensif, melainkan bertugas menjaga stabilitas di wilayah konflik sesuai mandat PBB. Karena itu, keselamatan mereka harus menjadi prioritas utama.

Pemerintah Indonesia juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perlindungan pasukan perdamaian di berbagai misi, khususnya di Libanon.

“Kita meminta ada jaminan keamanan bagi prajurit penjaga perdamaian di mana pun berada,” tegasnya.(H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya