Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Putra Presiden Iran Bantah Rumor Mojtaba Khamenei Terluka

Suryani Wandari
12/3/2026 13:55
Putra Presiden Iran Bantah Rumor Mojtaba Khamenei Terluka
Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei.(Antara/Xinhua)

PEMIMPIN tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, dilaporkan mengalami sejumlah cedera setelah serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel pada awal kampanye pengeboman di wilayah Iran. Informasi tersebut disampaikan oleh sumber yang mengetahui situasi tersebut kepada CNN.

Menurut sumber tersebut, Khamenei yang berusia 56 tahun mengalami patah kaki serta beberapa luka ringan lainnya. Ia juga dilaporkan mengalami memar di sekitar mata kiri dan luka robek kecil di bagian wajah akibat serangan tersebut.

Cedera Diduga Terjadi dalam Serangan Udara Awal

Sebelumnya, seorang sumber dari Israel mengatakan bahwa Khamenei kemungkinan terluka dalam sebuah upaya pembunuhan yang terjadi pada pekan lalu. Isu mengenai cedera yang dialami pemimpin baru Iran itu telah beredar selama beberapa hari di kalangan diplomatik maupun media internasional.

Duta Besar Iran untuk Siprus, Alireza Salarian, mengatakan kepada harian The Guardian bahwa Khamenei mengalami cedera dalam serangan udara yang sama yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei. Dalam serangan tersebut, selain Ali Khamenei, lima anggota keluarga lainnya juga dilaporkan tewas.

Belum Muncul ke Publik Sejak Diangkat Jadi Pemimpin Tertinggi

Sejak diumumkan sebagai pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei belum pernah terlihat di hadapan publik maupun menyampaikan pernyataan resmi. Menurut Salarian, kondisi kesehatannya setelah serangan kemungkinan menjadi alasan di balik absennya Khamenei dari ruang publik.

“Saya rasa dia tidak berada dalam kondisi yang cukup nyaman untuk menyampaikan pidato,” ujar Salarian.

Sementara itu, putra Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Yousef Pezeshkian, mengatakan pada Rabu pagi bahwa dirinya juga mendengar kabar mengenai cedera tersebut.

Namun, dalam pernyataannya kepada Iranian Students News Agency, ia menegaskan bahwa kondisi pemimpin tertinggi Iran saat ini aman dan tidak ada alasan untuk merasa khawatir. (I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya