Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KOTA metropolitan Dubai yang biasanya gemerlap kini berada dalam kondisi mencekam. Rentetan serangan drone dan rudal dari Iran telah melumpuhkan Bandara Internasional Dubai serta menghantam sejumlah hotel mewah dan markas ikonik di pusat kota.
Kementerian Pertahanan UEA menyatakan mereka terus mencegat proyektil yang masuk pada Senin waktu setempat. Di saat yang sama, UEA resmi menutup kedutaannya di Teheran seiring meluasnya eskalasi perang regional.
Penutupan ruang udara memicu kepanikan bagi kalangan miliarder dan influencer. Banyak dari mereka memilih menempuh jalur darat selama empat setengah jam menuju Oman demi mendapatkan penerbangan dari Bandara Muscat yang masih beroperasi terbatas.
Namun, upaya keluar dari kawasan tersebut tidaklah murah. JetVip, broker jet pribadi di Muscat, melaporkan lonjakan harga hingga tiga kali lipat. Penerbangan ke Istanbul menggunakan jet kecil kini dipatok seharga €85.000 (sekitar Rp1,4 miliar), sementara satu kursi carter menuju Moskow dibanderol €20.000 (Rp340 juta) per orang.
"Ketersediaan sangat tipis. Banyak operator pesawat menolak terbang karena kendala asuransi dan risiko keamanan," ujar perwakilan AlbaJet, perusahaan carter asal Austria.
Bagi mayoritas wisatawan, pilihan satu-satunya adalah bertahan di hotel. Dinas Pariwisata Dubai telah menginstruksikan pihak hotel untuk tidak mengusir tamu yang terjebak dan memperpanjang masa inap dengan tarif awal. Namun, beberapa turis Rusia mengeluhkan sikap tidak kooperatif dari pihak resor yang tetap menuntut pembayaran tambahan.
Kondisi tak kalah sulit dialami ribuan penumpang kapal pesiar. Sedikitnya enam kapal pesiar besar kini tertahan di pelabuhan atau lego jangkar di lepas pantai Teluk. Penumpang dilarang turun, bahkan diinstruksikan tetap berada di dalam kabin.
"Sangat mengejutkan melihat surga liburan kami berubah menjadi zona perang," ujar salah satu penumpang kapal Mein Schiff 4 yang menyaksikan kepulan asap hitam akibat ledakan drone di Pelabuhan Zayed, Abu Dhabi.
Krisis ini juga memicu badai politik di Italia. Menteri Pertahanan Guido Crosetto menuai kritik tajam setelah terbang pulang menggunakan pesawat pemerintah pada hari Senin, meninggalkan ratusan warga Italia lainnya yang masih terdampar di Dubai.
Crosetto dituding sedang berlibur bersama keluarganya saat perang pecah. Meski ia mengaku membayar biaya penerbangan sendiri dan kembali sendirian untuk urusan dinas, partai oposisi tetap mendesak pengunduran dirinya.
"Saya berada di kantor menangani urusan yang jauh lebih serius. Saya rasa masalah terdampar, seperti ribuan orang lainnya, bukanlah isu yang penting," cetus Crosetto dalam pembelaannya.
Hingga saat ini, maskapai besar seperti Emirates dan Etihad mulai mencoba mengoperasikan sejumlah kecil penerbangan repatriasi guna memulangkan penumpang yang terlantar, meski jadwal keberangkatan masih simpang siur. (The Guardian/Z-2)
KPK nyatakan Menag Nasaruddin Umar bebas sanksi pidana jet pribadi OSO karena melapor sebelum 30 hari. Simak penjelasan hukum Pasal 12C UU Tipikor di sini.
ICW menyoroti dugaan gratifikasi penggunaan jet pribadi oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar saat kunjungan ke Sulsel. Fasilitas dari OSO dinilai berpotensi melanggar aturan
Menteri Agama Nasaruddin Umar menggunakan jet pribadi milik Oesman Sapta Odang ke Takalar, Sulawesi Selatan. KPK berharap klarifikasi sukarela untuk memastikan tidak ada unsur gratifikasi.
Kepolisian Essex menilai informasi penerbangan jet pribadi Jeffrey Epstein di Bandara Stansted. Mantan PM Gordon Brown desak penyelidikan perdagangan manusia.
Jet pribadi Dassault Falcon 50 menjadi sorotan usai kecelakaan di Ankara yang menewaskan Panglima Libia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved