Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT ekonomi Universitas Mulawarman Rizky Yudaruddin mengingatkan pentingnya kesiagaan dan upaya mewujudkan swasembada energi bagi Indonesia di tengah meningkatnya eskalasi konflik geopolitik global saat ini.
"Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran terkait pengayaan uranium ini memunculkan ketidakpastian pasar dan akan memberikan dampak berantai terhadap geopolitik dunia," kata Rizky di Samarinda, Minggu (1/3).
Akademisi yang masuk daftar dua persen ilmuwan paling berpengaruh di dunia versi Stanford University itu menyebutkan bahwa eskalasi yang memburuk sangat berpotensi mengganggu jalur perdagangan internasional.
Gangguan khususnya akan berdampak pada kawasan di Laut Merah yang selama ini menjadi urat nadi bagi 70 persen perdagangan global, lanjutnya.
"Jalur perairan strategis tersebut sangat krusial bagi kelancaran distribusi pasokan komoditas energi ke berbagai penjuru dunia," kata akademisi yang pernah meneliti terkait dampak perang dan konflik geopolitik terhadap perilaku investor global.
Lebih lanjut Rizky mengatakan hambatan pada jalur distribusi logistik ini dipastikan akan memukul perekonomian banyak negara akibat tersendatnya rantai pasok.
"Kondisi tersebut tentu memicu lonjakan harga minyak mentah di pasar internasional secara signifikan," ujar dia.
Meskipun sebagian investor mungkin meraup keuntungan dari kenaikan harga saham, stabilitas sektor energi secara keseluruhan terdampak.
Menurut dia, kenaikan harga minyak dunia saat ini pada akhirnya berimbas langsung terhadap stabilitas perekonomian Indonesia.
"Seluruh sektor industri di Tanah Air akan merasakan beban berat karena tingginya ketergantungan nasional terhadap pasokan energi fosil dari luar negeri," kata Rizky.
Oleh karena itu, ia menyarankan pemerintah Indonesia harus merespons situasi tersebut dengan segera mengambil langkah-langkah strategis dan konkret.
Langkah utama yang harus digenjot adalah memaksimalkan potensi industri di dalam negeri guna mencapai target swasembada energi.
Upaya pencapaian swasembada, menurut dia, krusial dan mendesak demi memangkas ketergantungan negara terhadap pasokan energi asing.
Selain mengamankan energi konvensional, akselerasi pengembangan energi hijau atau terbarukan juga harus menjadi fokus utama pemerintah saat ini.
"Ketegangan geopolitik dan militer di kawasan Timur Tengah ini diprediksi berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama," katanya.
Menyadari hal tersebut, Rizky mengamati banyak negara yang kini juga berlomba mewujudkan kemandirian energi bagi kepentingan nasional mereka.
"Kesiapsiagaan energi ini menjadi kunci agar aktivitas ekonomi domestik tetap berjalan tangguh di tengah gejolak pasar dunia," kata Rizky. (Ant/P-3)
SEBUAH rudal balistik yang diluncurkan dari Iran dan menuju ke wilayah udara Turki setelah melintasi Suriah dan Irak. Rudal itu telah dihancurkan oleh sistem pertahanan udara NATO
Perdana Menteri Keir Starmer dan Donald Trump bahas krisis Selat Hormuz. Harga minyak melonjak ke US$106 per barel akibat blokade Iran.
Airlangga mengatakan dalam pelaksanaannya, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ditugaskan untuk menyelesaikan berbagai persoalan berkaitan PLTD.
Program subsidi tersebut juga mencakup bahan bakar diesel dan minyak berat untuk membantu meredakan tekanan biaya bagi dunia usaha.
Trump membantah keterlibatan AS dalam serangan ke ladang gas Iran, meski Israel klaim koordinasi. Eskalasi konflik picu ancaman Iran dan lonjakan harga minyak dunia.
Harga gas alam di Eropa juga melonjak 6,6% menjadi hampir 55 euro (sekitar $63) per MWh.
Harga minyak dunia melonjak akibat perang Iran. Ekonom Moody's peringatkan peluang resesi 49% dan risiko harga mencapai $200 per barel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved