Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

22 Tewas saat Crane Proyek Kereta Cepat Ambruk Timpa Kereta Api di Thailand

Thalatie K Yani
14/1/2026 12:15
22 Tewas saat Crane Proyek Kereta Cepat Ambruk Timpa Kereta Api di Thailand
Kecelakaan maut terjadi di Nakhon Ratchasima, Thailand. Sebuah crane konstruksi kereta cepat ambruk menimpa kereta api yang sedang melaju, menewaskan 22 orang. (Media Sosial X)

SEBUAH kecelakaan maut mengguncang Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand, setelah sebuah alat berat konstruksi berupa crane raksasa ambruk dan menimpa kereta api yang sedang melaju pada Rabu (14/1) pagi. Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi jumlah korban tewas kini telah mencapai 22 orang.

Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat di Ban Thanon Khot, wilayah yang terletak di sebelah utara Bangkok. Saat kejadian, crane tersebut tengah digunakan dalam proyek pembangunan jalur kereta api cepat yang menghubungkan perbatasan Laos dengan ibu kota Thailand.

Kronologi Kejadian

Superintendent Polisi Nakhon Ratchasima, Thatchapon Chinnawong, menjelaskan bahwa alat berat tersebut jatuh tepat saat kereta api yang bertolak dari Bangkok sedang melintas di jalur bawahnya.

"Crane konstruksi tersebut runtuh menimpa kereta api yang sedang berjalan dari arah Bangkok," ujar Thatchapon kepada BBC.

Berdasarkan denah kursi, otoritas Kereta Api Negara Thailand (State Railway of Thailand) menyatakan terdapat sekitar 195 orang di dalam kereta saat hantaman terjadi. Namun, jumlah pasti penumpang di lapangan masih terus divalidasi.

Evakuasi dan Korban Jiwa

Tim penyelamat telah dikerahkan secara masif ke lokasi kejadian untuk membebaskan para penumpang yang terjebak di dalam gerbong yang ringsek. Hingga berita ini diturunkan, petugas telah mengevakuasi 12 jenazah dari reruntuhan. Selain itu, tujuh orang lainnya yang berada di dalam sebuah mobil yang terbakar akibat insiden ini juga dikhawatirkan turut menjadi korban jiwa.

Data terbaru dari pihak kepolisian mengonfirmasi total korban jiwa sebanyak 22 orang, sementara 79 orang lainnya mengalami luka-luka. Dari puluhan korban luka tersebut, delapan di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Investigasi Menyeluruh

Menanggapi musibah ini, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Transportasi Thailand, Phipat Ratchakitprakarn, langsung mengambil tindakan tegas. Ia telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

"Saya memerintahkan investigasi yang menyeluruh dan komprehensif mengenai penyebab kecelakaan ini," tegas Phipat dalam pernyataannya.

Saat ini, fokus utama otoritas setempat adalah menyelesaikan proses evakuasi korban yang masih terjebak dan membersihkan jalur kereta api agar aktivitas transportasi dapat segera kembali normal. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya