Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar mata uang Iran,rial, terus melemah dan sempat menyentuh level ekstrem di pasar, memicu kepanikan harga serta keresahan publik. Di balik angka kurs yang “merosot tajam”, ada kombinasi tekanan struktural (tahun-tahunan) dan pemicu jangka pendek (mingguan/bulanan).
Berikut penyebab utamanya, yang telah dirangkum Media Indonesia dari berbagai sumber:
Ketika akses Iran ke pasar global dan sistem keuangan dibatasi, devisa (terutama dolar) makin sulit mengalir. Imbasnya, pasokan valas seret, biaya impor naik, dan nilai mata uang lokal makin tertekan.
Inflasi yang terus tinggi membuat rial cepat kehilangan daya beli. Pada kondisi begini, masyarakat cenderung menghindari menyimpan rial terlalu lama karena nilainya cepat menyusut.
Saat warga dan pelaku usaha tidak yakin stabilitas ekonomi terjaga, mereka mencari aset yang dianggap lebih aman, biasanya dolar, emas, atau aset keras. Lonjakan permintaan aset pelindung ini memperparah pelemahan rial.
Perubahan pimpinan atau arah kebijakan bank sentral (terutama di tengah gejolak) sering dibaca pasar sebagai tanda situasi genting. Hasilnya: volatilitas meningkat dan pelaku pasar makin agresif membeli valas.
Ketika satu negara punya beberapa “kurs resmi” untuk kebutuhan berbeda, celah rente dan arbitrase melebar. Ini merusak efisiensi pasar, memicu tudingan “akses khusus”, serta mempersulit stabilisasi nilai tukar.
Kebijakan subsidi dan fasilitas kurs tertentu untuk importir bisa menahan harga sementara, tetapi saat skema diubah/dicabut, harga kebutuhan bisa melompat, mendorong ekspektasi inflasi dan tekanan pada mata uang.
Jika belanja negara lebih besar dari pemasukan, tekanan meningkat. Bila defisit dibiayai lewat ekspansi likuiditas/monetisasi, pasar biasanya mengantisipasi inflasi lebih tinggi, yang akhirnya menekan mata uang.
Ketegangan kawasan, ancaman konflik, dan risiko pembatasan baru membuat pelaku pasar memasang premi risiko lebih besar. Mata uang negara dengan risiko geopolitik tinggi biasanya lebih rentan terpukul.
Ketika ruang gerak sektor swasta mengecil dan pelaku usaha merasa kehilangan pengaruh/akses, investasi melambat, perdagangan terganggu, dan kepercayaan pada iklim usaha turun, yang pada akhirnya ikut melemahkan mata uang.
Pelemahan rial ikut memicu protes pedagang dan warga di Teheran dan beberapa kota lain sejak akhir Desember 2025. Otoritas merespons dengan langkah keamanan dan kebijakan ekonomi (termasuk pengetatan/pengaturan pasokan barang dan komunikasi pada periode tertentu).(The Independent/The New York Times/Z-10)
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkap pelemahan rupiah dipicu tekanan global dan domestik, dengan modal asing keluar Rp25,1 triliun pada Januari 2026.
Meskipun Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur ISM AS mengalami kontraksi, data tersebut belum cukup kuat untuk mengubah ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed.
Dari sisi nilai tukar dan inflasi, ketidakpastian juga mengakibatkan depresiasi rupiah. mata uang melemah akibat arus keluar modal, serta inflasi impor untuk impor, energi, dan harga pangan
Perbandingan Nilai Tukar Mata Uang Negara. Pantau fluktuasi nilai tukar mata uang global. Analisis perbandingan mata uang negara, strategi investasi cerdas, dan peluang ekonomi terkini.
Wayan menyarankan, investor yang memiliki investasi di pasar modal agar tidak buru-buru menarik investasi mereka, tetapi menunggu dan mengamati pergerakan pasar modal.
Panduan lengkap mata uang Iran. Pahami perbedaan Rial vs Toman, info redenominasi terbaru 2026, dan tips tukar uang untuk turis. Simak di sini!
Mata uang Iran anjlok ke level kritis. US$1 tembus 1,4 juta rial, ekonomi lumpuh dan protes nasional meledak di berbagai kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved