Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Tembakan Pecah di Dekat Istana Kepresidenan Venezuela

Thalatie K Yani
06/1/2026 10:17
Tembakan Pecah di Dekat Istana Kepresidenan Venezuela
Tembakan dan artileri pertahanan udara hiasi langit Caracas dekat Istana Miraflores. Pemerintah sebut tembak drone ilegal, AS bantah terlibat.(Media Sosial X)

SUASANA di ibu kota Venezuela, Caracas, mencekam pada Senin (5/1/2026) malam setelah rentetan tembakan dan artileri pertahanan udara terdengar di dekat Istana Kepresidenan Miraflores. Insiden ini terjadi di tengah kondisi keamanan yang sedang siaga tinggi menyusul operasi penangkapan Presiden Nicolás Maduro oleh pasukan Amerika Serikat akhir pekan lalu.

Video yang diverifikasi CNN menunjukkan kilatan cahaya yang diduga berasal dari tembakan antipesawat di langit malam. Selain itu, rekaman suara menunjukkan rentetan tembakan senjata api yang memicu kebingungan di antara unit-unit keamanan di ibu kota.

Seorang warga Caracas yang meminta identitasnya dirahasiakan mengonfirmasi suara tembakan terdengar sangat dekat dengan Jalan Urdaneta, area strategis yang berada di sekitar istana kepresidenan.

Tembak Drone Ilegal 

Menanggapi kegaduhan tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela memberikan klarifikasi pihak kepolisian melepaskan tembakan ke arah sejumlah drone yang melintas di area terlarang.

“Polisi menembaki drone yang terbang tanpa izin. Tidak ada konfrontasi yang terjadi, dan seluruh wilayah negara dalam keadaan benar-benar tenang,” tulis kementerian dalam pernyataan resminya. Namun, pemerintah tidak merinci siapa pemilik atau operator dari drone tersebut.

Isu "Salah Paham" Antar-Unit Keamanan 

Di sisi lain, laporan dari lapangan mengindikasikan adanya koordinasi yang kacau di tingkat bawah. Berdasarkan percakapan antar-anggota kelompok paramiliter atau colectivos yang didengar CNN, sempat terjadi kebingungan antar-unit keamanan yang beroperasi di sekitar istana.

Seorang anggota colectivo awalnya sempat meminta bantuan mendesak setelah mendengar suara tembakan di istana. Namun, tak lama kemudian, anggota lainnya memberikan klarifikasi bahwa situasi tersebut dipicu oleh "kesalahpahaman" dan kekacauan komunikasi saat petugas keamanan istana melepaskan tembakan ke arah drone.

AS Bantah Terlibat Gedung Putih menyatakan terus memantau situasi di Caracas dengan cermat. Meskipun tensi kedua negara sedang memuncak, pejabat pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kaitan dengan insiden penembakan Senin malam tersebut.

“Amerika Serikat tidak terlibat,” tegas seorang pejabat Gedung Putih kepada CNN.

Saat ini, Caracas tetap berada dalam status waspada tinggi. Penjagaan ketat di sekitar pusat pemerintahan terus ditingkatkan guna mencegah eskalasi lebih lanjut di tengah proses transisi politik yang penuh ketidakpastian. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik