Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Zelensky Klaim Dukungan Sekutu Menguat usai Serangan Rusia ke Kyiv

Ferdian Ananda Majni
28/12/2025 10:10
Zelensky Klaim Dukungan Sekutu Menguat usai Serangan Rusia ke Kyiv
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.(Dok. CNA)

PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa serangan udara Rusia ke Kyiv justru memperkuat dukungan internasional bagi Ukraina dan menjadi bukti bahwa Moskow tidak memiliki niat untuk berdamai.

Pernyataan itu disampaikan Zelensky hanya beberapa jam setelah Rusia melancarkan serangan besar-besaran ke ibu kota Ukraina pada Sabtu (27/12) waktu setempat. Di tengah eskalasi militer tersebut, Zelensky langsung mengintensifkan diplomasi dengan negara-negara sekutu.

Zelensky mengungkapkan telah melakukan konsultasi intensif dengan para mitra internasional, termasuk menjelang agenda pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ia menyebut dukungan politik dan militer dari sekutu tidak melemah, bahkan semakin solid.

Dalam rangkaian lawatan luar negerinya, Zelensky lebih dulu mengunjungi Kanada dan bertemu Perdana Menteri Mark Carney. Selain itu, ia menggelar konferensi telepon dengan para pemimpin Uni Eropa, Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO), serta sejumlah negara Eropa lainnya.

Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan Ukraina tetap mendapatkan dukungan penuh dari negara-negara sekutu. Pernyataan tersebut disampaikan Merz, seperti dikutip AFP, Minggu (28/12).

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menegaskan bahwa Uni Eropa mendukung perdamaian yang adil dan berkelanjutan, yang tetap menjamin kedaulatan dan keutuhan wilayah Ukraina.

Zelensky menilai serangan terbaru Rusia justru menegaskan sikap Moskow yang menolak jalur diplomasi.

“Serangan ini adalah jawaban Rusia atas semua upaya damai kami. Ini menunjukkan bahwa (Presiden Rusia Vladimir) Putin tidak menginginkan perdamaian, sementara kami menginginkannya,” kata Zelensky sebelum bertemu Carney.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga menilai gempuran Rusia memperjelas urgensi solidaritas global terhadap Ukraina.

“Kami tahu syarat bagi perdamaian yang adil dan abadi, tetapi itu membutuhkan kesediaan Rusia. Kebiadaban yang kita saksikan semalam menunjukkan betapa pentingnya dunia berdiri bersama Ukraina,” ujar Carney.

Sebelumnya, Zelensky mengungkapkan bahwa Rusia meluncurkan sekitar 500 drone dan 40 rudal, termasuk rudal hipersonik Kinzhals, ke Kyiv dan wilayah sekitarnya.

“Perwakilan Rusia berbicara panjang lebar di meja perundingan, tetapi yang sebenarnya berbicara adalah rudal Kinzhals dan drone Shahed,” pungkas Zelensky. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik