Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN di kawasan Asia Timur kembali memanas setelah Korea Utara mengeluarkan peringatan keras terhadap Jepang. Pyongyang menegaskan bahwa ambisi Tokyo untuk memiliki senjata atom harus dihentikan ‘dengan biaya apa pun’ guna mencegah bencana kemanusiaan global.
Pernyataan tersebut dirilis oleh Direktur Institut Studi Jepang di bawah Kementerian Luar Negeri Korea Utara melalui Korean Central News Agency (KCNA) pada Minggu (21/12). Reaksi tajam ini muncul menyusul laporan media Jepang, Kyodo News, yang mengutip seorang pejabat anonim di Kantor Perdana Menteri Jepang. Pejabat tersebut dilaporkan menyatakan bahwa 'Negeri Matahari Terbit' seharusnya memiliki senjata nuklir sendiri dengan alasan kemandirian keamanan.
"Pada akhirnya, kita hanya bisa mengandalkan diri kita sendiri," ujar sumber tersebut saat menjelaskan urgensi kepemilikan senjata nuklir bagi Tokyo.
Pyongyang menilai pernyataan itu bukan sekadar kelalaian bicara, melainkan cerminan dari ambisi lama Jepang yang telah melampaui ‘garis merah’. "Upaya Jepang untuk menjadi negara nuklir harus dicegah karena hal itu akan membawa bencana besar bagi umat manusia, khususnya negara-negara di kawasan Asia," ungkap pejabat kementerian tersebut.
Namun, kritik pedas Korea Utara ini dinilai kontradiktif oleh banyak pengamat internasional. Sejak uji coba atom pertamanya pada 2006, Pyongyang secara konsisten mengembangkan persenjataan nuklirnya meski menghadapi rentetan sanksi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Hingga saat ini, 'Negeri Juche' diyakini telah memiliki puluhan hulu ledak nuklir. Pemimpin tertinggi Kim Jong Un berulang kali menegaskan bahwa senjata pemusnah massal tersebut merupakan ‘hak kedaulatan’ dan instrumen pertahanan mutlak terhadap ancaman militer dari Amerika Serikat dan sekutunya. (Japan Times/B-3)
RYLAN Henry Pribadi, cucu konglomerat Indonesia Henry Pribadi, meninggal dunia pada 7 Januari silam.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
ANGGOTA DPR RI Puti Guntur Soekarno Putri menyebut nilai-nilai Pancasila telah lama diadopsi oleh masyarakat Jepang menjadi filosofi dan standar moral.
Pertemuan momen libur Lebaran dan musim sakura berisiko memicu keterbatasan kursi pesawat.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved