Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Jepang Timur Laut, Layanan Shinkansen Terhenti Sementara

Basuki Eka Purnama
09/12/2025 04:19
Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Jepang Timur Laut, Layanan Shinkansen Terhenti Sementara
Tohoku Shinkansen(AFP)

GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah timur laut Jepang, Senin (8/12) malam, memicu peringatan tsunami di sepanjang pesisir dan menyebabkan gangguan pada layanan transportasi vital, termasuk kereta cepat Shinkansen.

Operator kereta api, JR East, mengumumkan penghentian sementara layanan kereta cepat Tohoku Shinkansen di jalur antara Stasiun Fukushima dan Shin-Aomori, sebagai langkah pencegahan menyusul guncangan hebat tersebut.

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), gempa terjadi pada pukul 23:15 WIB di lepas pantai Prefektur Aomori, dengan kedalaman sekitar 50 kilometer. Magnitudo awal yang dilaporkan 7,2 segera direvisi menjadi 7,6, mengindikasikan potensi dampak yang lebih serius.

Peringatan dan Dampak Tsunami

Guncangan ini segera disusul dengan peringatan tsunami yang ditujukan untuk wilayah pesisir Hokkaido, Aomori, dan Iwate. JMA memperkirakan potensi gelombang tsunami bisa mencapai ketinggian hingga tiga meter.

Beberapa jam setelah gempa, laporan mencatat bahwa gelombang tsunami kecil telah mencapai beberapa titik di pesisir. 

Tsunami tercatat setinggi 50 centimeter di Iwate, dan mencapai 40 centimeter di wilayah Aomori dan Hokkaido.

Meskipun gelombang yang tercatat masih relatif rendah, Badan Meteorologi Jepang tetap mengeluarkan peringatan keras bahwa gelombang yang lebih tinggi masih berpotensi menyapu pesisir timur laut Jepang, dan mendesak penduduk di area yang terkena dampak untuk tetap waspada.

Intensitas dan Kondisi Nuklir

Secara intensitas, gempa tersebut tercatat mencapai level enam pada skala intensitas seismik Jepang (dari maksimum tujuh) di beberapa wilayah Aomori. Guncangan ini bahkan dirasakan cukup kuat hingga ke pusat kota Tokyo.

Sejauh ini, pihak berwenang memastikan bahwa belum ada laporan mengenai gangguan atau masalah operasional di fasilitas pembangkit nuklir di prefektur Hokkaido, Aomori, Miyagi, maupun Fukushima. Pemantauan terhadap fasilitas-fasilitas penting ini terus dilakukan pascagempa.

Penghentian sementara layanan Shinkansen dan peringatan tsunami ini menunjukkan keseriusan dampak dari gempa magnitudo 7,6, sementara pemantauan dan mitigasi risiko terus berlanjut di seluruh wilayah terdampak. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya