Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPERTI di Indonesia, Thailand masih berjibaku mengevakuasi warga yang terjebak banjir besar di berbagai daerah. Di sisi lain, Pemerintah Pusat Thailand juga langsung menjalankan evaluasi kinerja para pejabat yang dianggap lalai memberikan peringatan dini kepada masyarakat. Bupati dan kepala kepolisian pun dicopot.
Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana (DDPM) Thailand melaporkan bahwa banjir berkepanjangan di wilayah selatan Thailand masih memengaruhi sekitar 1,7 juta penduduk di 1.911 desa yang tersebar di delapan provinsi. Direktur Jenderal DDPM, Teerapat Kachamat pada konferensi pers, pukul 10.30 waktu setempat menyampaikan bahwa hingga Rabu (3/12) pagi, banjir masih terjadi di 284 tambon di 52 distrik.
Delapan provinsi terdampak tersebut meliputi: Surat Thani, Nakhon Si Thammarat, Trang, Phatthalung, Songkhla, Pattani, Yala dan Narathiwat.
Rinciannya sebagai berikut:
DDPM menyebutkan bahwa sebagian besar wilayah mengalami tren penurunan ketinggian air, namun beberapa zona masih berada pada kondisi kritis.
Besarnya kerusakan dan tingginya jumlah korban membuat pemerintah pusat mengambil langkah cepat. Bupati Hat Yai dicopot sementara kepala kepolisian setempat dipindahkan dari jabatannya.
Keduanya dinilai lalai karena tidak memberikan peringatan dini yang memadai saat hujan deras memicu kenaikan air secara drastis. Akibat kegagalan sistem peringatan itu, banyak warga tidak sempat mengevakuasi diri dan akhirnya terjebak ketika banjir melanda kota.
PM Thailand Minta Maaf
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas lemahnya respons pemerintah daerah dalam menghadapi bencana.
Ia menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan, termasuk perbaikan sistem koordinasi peringatan dini di seluruh wilayah rawan. Anutin juga memastikan bahwa jajaran pemerintah pusat akan turun langsung ke wilayah terdampak untuk menilai kerusakan dan mempercepat proses pemulihan.
Pemerintah menyiapkan paket bantuan besar yang mencakup pinjaman lunak, bantuan finansial komprehensif, serta dukungan bagi korban untuk memulai kembali aktivitas sehari-hari.
Menurut laporan Bangkok Post, inspeksi langsung dinilai menjadi langkah penting untuk memetakan kerusakan secara akurat dan mempercepat pemulihan di lapangan. (M-1)
Gregoria Mariska dan Sabar/Reza ke skuad SEA Games 2025. Indonesia menargetkan dua medali emas, sementara Esports dan NOC Indonesia terus mematangkan persiapan.
BANJIR besar yang melanda wilayah selatan Thailand memaksa pemerintah dan panitia penyelenggara SEA Games ke 33 melakukan langkah drastis.
Dengan Songkhla yang kini tidak lagi menjadi tuan rumah, SEA Games Thailand ke-33 2025 akan berlangsung dari 9-20 Desember di Bangkok dan Chonburi.
Provinsi Ayutthaya masih memiliki rumah tangga terdampak terbanyak, yaitu 51.975, di antara 16 provinsi yang terendam banjir di seluruh negeri.
Hujan muson deras memicu banjir di Thailand dan menewaskan tujuh orang. Lebih dari 260 ribu warga terdampak, terutama di Provinsi Ayutthaya.
PERDANA Menteri Thailand Anutin Charnvirakul resmi mendapat persetujuan kerajaan untuk membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Thailand
PERDANA Menteri atau PM Thailand Anutin Charnvirakul menghapus prosedur birokrasi yang dianggap menghambat pencairan kompensasi korban meninggal akibat banjir di Songkhla
Paetongtarn dituduh gagal menjalankan tugasnya karena tidak membela negara dengan baik dalam sebuah panggilan telepon dengan mantan pemimpin Kamboja Hun Sen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved