Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul Bubarkan DPR, Pemilu Digelar Paling Lambat Februari

Ferdian Ananda Majni
12/12/2025 15:55
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul Bubarkan DPR, Pemilu Digelar Paling Lambat Februari
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul(James WILSON / THAI NEWS PIX / AFP)

PERDANA Menteri Thailand Anutin Charnvirakul resmi mendapat persetujuan kerajaan untuk membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Thailand. Langkah ini membuka jalan bagi penyelenggaraan pemilu baru paling lambat Februari mendatang. 

Dalam lembaran negara yang terbit pada Jumat (12/12), Anutin menyatakan bahwa pemerintahan minoritas yang ia pimpin dianggap tidak cukup kuat untuk menangani sejumlah persoalan utama, termasuk ekonomi dan meningkatnya ketegangan di perbatasan dengan Kamboja.

Sesuai aturan hukum Thailand, pemilu wajib dilaksanakan dalam waktu 45 hingga 60 hari setelah pembubaran parlemen.

Anutin sendiri baru terpilih sebagai perdana menteri pada 5 September dengan dukungan Partai Rakyat dari kubu oposisi. 

Ia naik menggantikan Paetongtarn Shinawatra, yang diberhentikan oleh Mahkamah Konstitusi karena pelanggaran etika setelah rekaman pembicaraannya dengan Ketua Senat Kamboja, Hun Sen bocor ke publik.

Selama tiga bulan pertama masa jabatannya, Anutin menghadapi kritik tajam, terutama terkait penanganan banjir besar di wilayah selatan serta berbagai isu domestik lainnya. 

Keputusan membubarkan DPR diambil di tengah meningkatnya tensi di perbatasan Thailand-Kamboja serta perpecahan pandangan mengenai rancangan amandemen konstitusi antara partainya, Bhumjaithai dan Partai Rakyat. (Kyodonews/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik