Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Pebulu tangkis putri GREGORIA Mariska Tunjung dan pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama Moh Reza Pahlevi Isfahani resmi masuk skuad Skuad SEA Games 2025. Mereka menjadi amunisi penting demi meraih target dua medali emas yang ditetapkan pemerintah.
"Penambahan nama ini dilakukan dengan pertimbangan teknis dan strategis agar tim Indonesia memiliki komposisi terbaik dalam upaya meraih target dua medali emas," ujar Kabid Binpres PBSI Eng Hian dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Eng Hian menambahkan, SEA Games juga menjadi momentum penting regenerasi pemain untuk menjaga kesinambungan prestasi Indonesia ke depan.
"Regenerasi adalah investasi jangka panjang. Kami optimistis Indonesia dapat memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah sekaligus menjaga supremasi bulutangkis di kawasan Asia Tenggara," lanjutnya.
Senada dengan Eng Hian, Sekjen PBSI Ricky Soebagdja menyatakan kesiapan pihaknya memenuhi target dua medali emas. "Kami ingin memastikan bahwa setiap atlet turun dalam kondisi terbaik dan siap memberikan kontribusi maksimal bagi Indonesia," tegas Ricky.
Di sisi lain, Wakil Manajer Timnas Esports Indonesia Glorya Famiela mengungkapkan pihaknya tengah mematangkan persiapan melalui pelatnas dengan fokus pada strategi alur permainan dan mental menjelang SEA Games 2025 Thailand yang akan berlangsung pada 9-20 Desember 2025.
"Kita sudah pelatnas kurang lebih tujuh bulan, dan untuk persiapan SEA Games kita fokus di full gameplay sama mental tentunya. Setiap hari kita latihan terstruktur, scrim dengan tim internasional, dan rutin review," ujar Glorya dikutip dari akun resmi media sosial Kemenpora.
Sementara itu, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mendukung keputusan Panitia Penyelenggara SEA Games Thailand (THASOC) memindahkan sejumlah venue pertandingan dari Songkhla ke Bangkok dan Chonburi.
Kebijakan itu diambil menyusul banjir yang masih melanda wilayah Thailand Selatan, termasuk Provinsi Songkhla yang sebelumnya menjadi salah satu tuan rumah SEA Games ke-33.
Keputusan tersebut diumumkan dalam rapat THASOC, Kamis (27/11) kemarin yang dipimpin Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand Atthakorn Sirilathayakorn. THASOC menegaskan langkah relokasi dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kualitas penyelenggaraan tetap terjaga.
Pemindahan mencakup beberapa cabang seperti Muay Thai, sepak bola putra fase kualifikasi, catur, kabaddi, wushu, pencak silat, judo, petanque, karate, gulat, serta biliar dan snooker.
Chef de Mission Tim Indonesia SEA Games 2025 Bayu Priawan Djokosoetono menegaskan Indonesia mendukung penuh keputusan itu.
"Keselamatan atlet selalu menjadi prioritas utama. Kami memahami dan mendukung langkah yang diambil Panitia Penyelenggara SEA Games 2025 Thailand untuk merelokasi sejumlah venue ke area yang lebih aman dan siap digunakan," ujar Bayu. (Ndf/I-1)
Putra
1. Alwi Farhan
2. Moh Zaki Ubaidillah
3. Yohanes Saut Marcellyno
4. Prahdiska Bagas Shujiwo
5. Leo Rolly Carnando
6. Bagas Maulana
7. Sabar Karyaman Gutama
8. Moh Reza Pahlevi Isfahani
9. Jafar Hidayatullah
10. Amri Syahnawi
Putri
1. Putri Kusuma Wardani
2. Gregoria Mariska Tunjung
3. Mutiara Ayu Puspitasari
4. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi
5. Febriana Dwipuji Kusuma
6. Meilysa Trias Puspitasari
7. Rachel Allessya Rose
8. Febi Setianingrum
9. Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
10. Nita Violina Marwa
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir masih enggan membeberkan hasil evaluasi terkait persiapan Indonesia menghadapi SEA Games 2025 Thailand.
Kepulangan Odekta kali ini terasa kontras. Di satu sisi, ia membawa kebanggaan besar setelah finis tercepat di Bangkok dengan catatan waktu 2 jam 43 menit 13 detik pada 14 Desember lalu.
ATLET kickboxing Indonesia, Riyan Jefri Hamonangan Lumbanbatu, menuntaskan dahaga prestasi dengan torehan gemilang pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Rangkaian perhelatan olahraga dua tahunan Asia Tenggara, SEA Games 2025 di Thailand, resmi ditutup.
KETUA NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas capaian atlet Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand.
Pasangan ganda putri tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, sukses menggenapi koleksi medali emas bagi kontingen Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Keunggulan tersebut berhasil dijaga hingga Sabar/Reza menutup gim pertama dengan skor 21-13.
GANDA putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani atau Sabar/Reza membuka langkah di India Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan dua gim langsung
Sabar/Reza tampil kompetitif pada gim pertama. Didampingi Hendra Setiawan sebagai pelatih, mereka memanfaatkan celah permainan lawan dan menutup interval dengan keunggulan 11-9.
Menatap laga semifinal, Fikri menyadari tantangan tidak akan mudah. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
Sabar/Reza dijadwalkan menantang wakil tuan rumah sekaligus unggulan kedua, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di perempat final Malaysia Terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved