Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Trump Terlihat Beberapa Kali Memejamkan Mata Saat Rapat Kabinet

Thalatie K Yani
03/12/2025 06:45
Trump Terlihat Beberapa Kali Memejamkan Mata Saat Rapat Kabinet
Presiden Donald Trump tampak beberapa kali memejamkan mata selama rapat Kabinet berdurasi lebih dari tiga jam. (AFP)

RAPAT Kabinet Presiden Donald Trump berlangsung panjang, yakni selama dua jam 17 menit menurut catatan CNN. Selama sesi tersebut, para anggota Kabinet bergiliran memberikan pujian terhadap presiden. Namun di tengah jalannya pertemuan, perhatian publik tertuju pada beberapa momen ketika Trump tampak memejamkan mata.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio menjadi orang terakhir yang menyampaikan pernyataan. Ia memuji kebijakan luar negeri Trump yang disebutnya “transformasional.” Saat Rubio berbicara, Trump yang duduk di sebelahnya tampak bersandar ke belakang dengan mata terpejam. Sesaat kemudian, ia mengubah posisi tubuh, duduk lebih tegak, dan menatap Rubio.

Namun tidak lama berselang, mata Trump kembali tampak tertutup ketika Rubio melontarkan candaan mengenai musim playoff sepak bola perguruan tinggi. Para anggota Kabinet yang lain tertawa, sementara presiden hanya menunjukkan sedikit reaksi dengan bibir yang sedikit bergerak dan mata yang kembali berkedip pelan.

Sepanjang pertemuan, Trump beberapa kali terlihat memejamkan atau hampir memejamkan mata, termasuk ketika Menteri Perdagangan Howard Lutnick menyampaikan pernyataan yang berapi-api. Hal serupa juga terjadi saat Menteri Tenaga Kerja Lori Chavez-DeRemer menjelaskan program pengembangan tenaga kerja. Pada beberapa kesempatan, Trump terlihat menunduk ke arah dokumen di depannya, memberikan kesan seolah matanya tertutup.

Menanggapi sorotan tersebut, Gedung Putih menegaskan presiden tetap fokus dan memimpin jalannya rapat.

“Presiden Trump mendengarkan dengan penuh perhatian dan memimpin rapat Kabinet marathon selama tiga jam itu,” kata Sekretaris Pers Karoline Leavitt dalam pernyataan kepada CNN.

“Dalam semua pertemuan bersejarah ini, Presiden dan timnya yang luar biasa menyoroti daftar panjang pencapaian yang telah mereka hasilkan bagi rakyat Amerika untuk Make America Great Again,” tambahnya.

Rapat ini digelar tak lama setelah laporan The New York Times yang menganalisis jadwal dan penampilan publik Trump, yang kemudian memicu pertanyaan baru mengenai usia dan stamina sang presiden. Menanggapi laporan tersebut, Trump menegaskan dirinya menjalani “tes kesehatan fisik yang sempurna” dan justru menyerang penampilan reporter yang menulis laporan tersebut. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik