Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Serangan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan 7 Warga Kyiv saat Perundingan Damai Dimulai

Thalatie K Yani
26/11/2025 06:50
Serangan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan 7 Warga Kyiv saat Perundingan Damai Dimulai
Rusia melancarkan serangan besar menggunakan rudal dan drone ke infrastruktur energi Ukraina, menewaskan tujuh orang di Kyiv. (Media Sosial X)

RUSIA melancarkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi Ukraina, Selasa (25/11) dini hari, menewaskan tujuh orang dan melukai 21 lainnya di Kyiv. Serangan ini terjadi ketika putaran baru perundingan damai yang dimediasi Amerika Serikat berlangsung di Abu Dhabi.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengatakan Rusia menembakkan 22 rudal, termasuk empat rudal hipersonik Kinzhal, serta 464 drone. Serangan itu sebagian besar menyasar Kyiv dan wilayah sekitarnya.

“Semua mitra harus ingat bahwa nyawa harus diselamatkan setiap hari,” ujar Zelensky. “Senjata dan sistem pertahanan udara penting, begitu pula tekanan sanksi terhadap agresor. Tidak boleh ada jeda dalam bantuan.”

Zelensky menegaskan Kremlin tidak boleh merasa bisa memenangkan perang sambil tetap menggelar perundingan. “Yang paling penting sekarang adalah semua mitra bergerak menuju diplomasi bersama melalui upaya kolektif. Tekanan terhadap Rusia harus menghasilkan dampak,” katanya.

Ia juga melaporkan empat drone Rusia memasuki wilayah udara Moldova dan Rumania. Kementerian pertahanan Rumania mengonfirmasi telah mengerahkan empat jet tempur untuk melacak dua drone pada Selasa pagi.

Korban dan Kerusakan di Kyiv

Serangan tersebut memicu ledakan dalam dua gelombang, pertama sekitar pukul 01.00 dan kedua sekitar pukul 07.00. Beberapa wilayah lain seperti Dnipro, Kharkiv, Chernihiv, dan Cherkasy juga terdampak.

Di distrik Sviatoshynskyi, empat orang tewas dan tiga lainnya luka-luka setelah sebuah gudang, termasuk milik jaringan supermarket Novus, hancur akibat serangan. Di distrik Dniprovskyi, dua orang tewas dan lima lainnya terluka ketika rudal menghantam gedung sembilan lantai.

Salah satu korban adalah Vadym Tupchiy, 65, aktor dan pembuat set asal Kyiv. Putranya, Anton, menulis di Facebook setelah menemukan jenazah ayahnya: “Saya membenci dunia.”

Petugas darurat juga melaporkan 13 insiden kerusakan akibat hantaman langsung atau reruntuhan, termasuk pada apartemen 22 lantai di distrik Pechersk yang empat lantainya hangus terbakar.

Dampak pada Infrastruktur

Operator listrik nasional, Ukrenergo, mengumumkan pemadaman darurat di Kyiv. Pasokan pemanas juga terganggu di banyak wilayah ibu kota, sementara tim darurat mulai melakukan pembersihan puing.

Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer Kyiv, menyebut serangan itu sebagai aksi teror terhadap warga sipil. “Rusia dengan sengaja menargetkan infrastruktur sipil dan perumahan. Teror yang sinis,” tulisnya di Telegram. (The Guardian/Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya