Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Dijamu Trump, MBS Ungkap Ada Taruhan Online terkait Pakaiannya

Ferdian Ananda Majni
20/11/2025 14:09
Dijamu Trump, MBS Ungkap Ada Taruhan Online terkait Pakaiannya
Donald Trump dan MBS.(Al Jazeera)

PUTRA Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Gedung Putih. Trump menyambut MBS dengan jamuan makan malam, pujian, dan pernyataan dukungan yang mencolok.

Saat menyambut MBS di Ruang Oval pada Selasa (18/11), Trump menyebut sang putra mahkota sebagai sahabat baik dan menilai MBS telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam isu hak asasi manusia dan berbagai bidang lainnya.

Bela Pangeran MBS soal Pembunuhan Khashoggi

Kunjungan ini menjadi yang pertama bagi MBS ke Washington sejak pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018, kasus yang sempat membuat hubungan AS-Saudi menegang. Intelijen AS sebelumnya menyimpulkan bahwa MBS menyetujui operasi tersebut, namun klaim itu dibantah pemerintah Saudi.

Trump justru memberikan pembelaan terbuka terhadap MBS dan meredam kritik terkait kasus pembunuhan itu.

"Banyak orang tidak menyukai pria yang Anda bicarakan itu. Entah Anda menyukainya atau tidak menyukainya, banyak hal terjadi, tetapi dia tidak tahu apa-apa tentang itu," kata Trump kepada wartawan.

Trump bahkan terlihat menegur seorang reporter yang mengangkat isu tersebut dan meminta agar topik itu tidak dibahas.

"Anda tidak perlu mempermalukan tamu kami dengan mengajukan pertanyaan seperti itu," ucapnya.

Jamuan Makan Malam untuk Pangeran MBS

Jamuan makan malam kenegaraan di East Room Gedung Putih pada Selasa (18/11) malam turut diwarnai momen tak terduga ketika MBS melontarkan candaan terkait taruhan online mengenai pakaian yang akan ia kenakan.

"Sebelum saya datang ke sini, seseorang memberi tahu saya bahwa ada situs taruhan. Mereka bertaruh untuk saya mengenakan setelan jas hitam," kata MBS.

"Dan jika Anda bertaruh untuk saya mengenakan setelan jas hitam dan saya datang ke sini dengan setelan jas hitam, mereka akan mendapatkan hampir 17 kali lipat. Jadi saya ingin memberi tahu mereka, maaf, Anda kalah taruhan," ujarnya disambut tawa para tamu.

MBS hadir dengan thawb hitam dan ghutra merah-putih menyesuaikan dengan tradisi budaya Saudi. Sederet tokoh dari bisnis, energi, teknologi, media, hingga olahraga turut menghadiri acara tersebut. Di antara tamu yang menarik perhatian ialah Elon Musk dan pesepak bola Cristiano Ronaldo.

Trump juga sempat menyapa Ronaldo dalam sambutannya, menyebut putranya Barron sebagai penggemar berat sang bintang sepak bola.

"Anak saya penggemar berat Ronaldo. Saya rasa dia lebih menghormati ayahnya sekarang, karena saya memperkenalkan Anda," ujar Trump, dikutip AFP.

Trump Umumkan Saudi sebagai Sekutu Utama Non-NATO

Dalam kesempatan yang sama, Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat secara resmi menempatkan Arab Saudi sebagai sekutu utama non-NATO (MNNA).

"Malam ini, saya dengan bangga mengumumkan bahwa kami telah meningkatkan kerja sama militer ke tingkat yang lebih tinggi dengan secara resmi menetapkan Arab Saudi sebagai sekutu utama non-NATO," sebut Trump, merujuk keputusan yang sebelumnya hanya diberikan kepada 19 negara.

Status MNNA membuka akses perdagangan pertahanan dan kerja sama keamanan, meski tidak memberikan jaminan perlindungan militer langsung.

Arab Saudi bergabung dengan sejumlah negara Timur Tengah yang sudah lebih dulu menyandang status ini, seperti Bahrain, Mesir, Yordania, Kuwait, Qatar dan Israel.

Selain itu, kunjungan MBS juga menghasilkan sejumlah perjanjian, termasuk kerja sama energi nuklir sipil serta pembelian jet tempur siluman F-35 melalui perjanjian pertahanan strategis. Perusahaan AS akan menjadi mitra utama Saudi dalam program nuklir sipil tersebut.

MBS kembali menegaskan bahwa kemajuan menuju negara Palestina merupakan syarat utama untuk normalisasi hubungan Saudi-Israel. 

Trump sebelumnya mendorong Saudi bergabung dalam Abraham Accords, namun MBS menekankan pentingnya jalan yang jelas menuju pembentukan negara Palestina sebelum langkah itu bisa diwujudkan. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik