Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ARAB Saudi dilaporkan mulai membangun gerai minuman beralkohol baru di Jeddah dan Dammam untuk melayani kelompok penduduk non-Muslim tertentu.
Informasi ini disampaikan Bloomberg, yang mengutip sumber dengan pengetahuan langsung mengenai rencana tersebut. Langkah ini menandai kelanjutan upaya kerajaan melonggarkan aturan sosial yang telah lama diberlakukan, seiring agenda reformasi ekonomi besar-besaran.
Sumber Bloomberg menyebut gerai-gerai baru itu sedang dikerjakan di kota pelabuhan Jeddah di Laut Merah serta Dammam di wilayah timur. Perkembangan ini muncul setelah peluncuran diam-diam toko alkohol di Riyadh tahun lalu, yang awalnya ditujukan bagi diplomat asing.
Mengutip laporan Semafor, Bloomberg menyebut toko tersebut kini memperluas akses bagi non-Muslim pemegang izin tinggal premium. Hingga kini, pejabat pemerintah belum memberikan pernyataan resmi terkait proyek tersebut.
Menarik Tenaga Asing
Pembangunan jaringan gerai alkohol ini dipandang sebagai langkah terukur Arab Saudi untuk memberikan akses terbatas kepada penduduk asing tertentu.
Inisiatif tersebut dinilai selaras dengan upaya kerajaan menarik lebih banyak profesional internasional, elemen penting dalam Visi 2030 yang digagas Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) untuk mengurangi ketergantungan pada sektor minyak.
Dalam beberapa tahun terakhir, kerajaan telah meluncurkan berbagai perubahan sosial signifikan di bawah arahan MBS. Di antaranya, pencabutan larangan mengemudi bagi perempuan, pelonggaran aturan pemisahan gender, serta izin penyelenggaraan berbagai acara hiburan.
Bloomberg mencatat bahwa pengaruh lembaga keagamaan terus berkurang seiring upaya Saudi menyeimbangkan modernisasi dengan identitas religius yang menjadi dasar negara. (M-1)
Pernyataan itu disampaikan dalam percakapan telepon antara pemimpin de facto Arab Saudi tersebut dengan Presiden UEA Mohamed bin Zayed (MBZ)
Pangeran MBS dan MBZ nyatakan solidaritas hadapi serangan Iran. Brasil kecam eskalasi militer, sementara Donald Trump batal berpidato pascaserangan ke Teheran.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
PERTEMUAN antara Presiden Donald Trump dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) pekan lalu berlangsung tegang.
Jamuan makan malam kenegaraan di East Room Gedung Putih diwarnai momen tak terduga ketika MBS melontarkan candaan terkait taruhan online mengenai pakaiannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved