Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Cloudflare, perusahaan teknologi yang menjadi tulang punggung berbagai situs internet, akhirnya merinci penyebab gangguan layanan yang terjadi pada Selasa (18/11) malam. CEO Cloudflare, Matthew Prince, menjelaskan bahwa masalah utama bersumber dari instruksi yang keliru pada Basis Data ClickHouse, komponen penyimpanan data internal perusahaan.
Instruksi yang salah itu memicu kerusakan pada sistem manajemen bot, yaitu sistem yang mengatur aktivitas program otomatis. Kesalahan tersebut menyebabkan ClickHouse secara tak sengaja menyalin dan menggandakan aturan kerja sistem berulang kali.
Lonjakan data instruksi yang menumpuk membuat sistem manajemen bot mengalami kelebihan beban hingga akhirnya gagal beroperasi. Ketika sistem bot tidak berfungsi, sistem proksi inti Cloudflare, yang menjadi jalur utama lalu lintas internet, secara otomatis menutup koneksi sebagai langkah pengamanan agar bot berbahaya tidak bisa lewat tanpa verifikasi.
Akibatnya, banyak situs yang bergantung pada layanan Cloudflare tidak dapat diakses oleh pengguna. Cloudflare sebelumnya menyatakan bahwa sekitar 20% situs web di dunia menggunakan jaringannya untuk menjaga stabilitas layanan, terutama saat terjadi lonjakan trafik atau serangan DDoS.
Gangguan ini pun membuat berbagai platform besar seperti X, ChatGPT, dan layanan pelacak gangguan Downdetector mengalami downtime selama beberapa jam, mirip dengan insiden yang sebelumnya terjadi pada Microsoft Azure dan Amazon Web Services.
Untuk mencegah kejadian serupa, Cloudflare menyiapkan empat langkah perbaikan, mulai memperketat proses penerimaan data baru agar duplikasi tidak terjadi, memasang tombol darurat tambahan, hingga melakukan peninjauan ulang pada seluruh sistem kritis perusahaan. (Ant/E-3)
CLOUDFLARE down atau mengalami gangguan, Jumat (5/12), Ini merupakan kali kedua gangguan serupa terjadi pada perusahaan tersebut dalam kurun waktu kurang dari tiga minggu.
CLOUDFLARE down atau mengalami gangguan kemarin. Berikut fakta-fakta soal cloudflare down kemarin
CLOUDFLARE kembali mengalami down atau gangguan layanan yang berdampak pada zoom dan linkedin. Gangguan itu bukan akibat serangan siber melainkan sistem internal
Cloudflare menjelaskan bahwa masalah berawal dari pembaruan pada sistem Web Application Firewall (WAF) mereka.
Anda tidak sendirian dan hal ini mungkin disebabkan oleh sebuah perusahaan bernama Cloudflare yang down. Banyak pengguna di aplikasi dan situs web populer seperti X, Gemini, Perplexity,
Cloudflare menjelaskan bahwa masalah berawal dari pembaruan pada sistem Web Application Firewall (WAF) mereka.
Temukan 6 alternatif CDN terbaik yang dapat meningkatkan performa dan melindungi website Anda saat Cloudflare mengalami gangguan atau error.
Cloudflare down pada 18 November 2025 akibat lonjakan lalu lintas tak terduga dan kesalahan konfigurasi sistem. Temukan penyebab, dampak pada layanan populer dan solusinya.
Cloudflare down mengakibatkan gangguan banyak aplikasi dan situs web global. Gangguan ini mempengaruhi sejumlah besar pengguna yang tidak dapat mengakses platform
X dan Cloudflare mengalami gangguan global pada 18 November 2025, mengganggu akses pengguna di berbagai negara. Penyebabnya masih belum diketahui.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved