Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
CLOUDFLARE telah menjadi pilihan utama banyak pemilik website untuk CDN (Content Delivery Network) dan keamanan. Namun, beberapa waktu lalu, banyak pengguna mengalami masalah saat layanan Cloudflare mengalami gangguan. Hal ini mempengaruhi ketersediaan dan performa situs mereka.
Untuk itu, penting bagi Anda memiliki alternatif CDN yang dapat diandalkan sebagai solusi jika Cloudflare mengalami down atau error.
Artikel ini akan membahas 6 alternatif CDN terbaik yang dapat membantu meningkatkan performa dan keamanan website Anda, serta menghindari masalah saat Cloudflare mengalami gangguan.
Tadi malam, Selasa (18/11), Cloudflare pernah mengalami downtime yang memengaruhi jutaan situs web di seluruh dunia. Bahkan terjadi juga pada platform dan penyedi layanan terkemuka termasuk Mediaindonesia.com.
Bahkan, sering kali, banyak pengguna melaporkan error 502 atau 504 Gateway Timeout, yang menunjukkan masalah dalam proses koneksi server dengan Cloudflare.
Hal ini menjadi pengingat penting bahwa bergantung pada satu penyedia layanan bisa berisiko. Menggunakan alternatif CDN membantu Anda menghindari masalah seperti Cloudflare down dan memastikan situs web Anda tetap berjalan dengan lancar.
Keunggulan:
Amazon CloudFront adalah pilihan utama bagi pengguna yang membutuhkan scalability dan keamanan tingkat tinggi. CloudFront didukung oleh infrastruktur besar dari Amazon Web Services (AWS) yang memastikan performa tinggi dan keamanan ekstra.
Keamanan dan Performa:
Kekurangan:
Proses setup yang lebih kompleks dan biaya yang lebih tinggi bagi sebagian pengguna.
Cocok untuk:
Pengguna dengan kebutuhan skalabilitas besar dan yang sudah menggunakan layanan AWS.
Keunggulan:
Bunny.net adalah pilihan CDN yang sangat terjangkau namun tetap menawarkan performa yang luar biasa. Dengan jaringan edge yang tersebar di seluruh dunia, Bunny.net dapat meningkatkan kecepatan website Anda bahkan jika Cloudflare mengalami gangguan.
Keamanan dan Performa:
Kekurangan:
Fitur keamanan terbatas dibandingkan solusi enterprise lainnya.
Cocok untuk:
Keunggulan:
Imperva menawarkan solusi keamanan kelas enterprise, termasuk perlindungan terhadap serangan DDoS, bot, dan WAF yang sangat efektif. Jika Cloudflare mengalami gangguan, Imperva dapat menjaga keamanan situs Anda dengan baik.
Keamanan dan Performa:
Kekurangan:
Biaya lebih tinggi dan pengaturan yang lebih kompleks.
Cocok untuk:
Perusahaan besar atau situs dengan kebutuhan keamanan yang sangat tinggi.
Keunggulan:
Fastly menawarkan layanan CDN dengan caching real-time yang sangat cocok untuk situs dengan kebutuhan performa tinggi. Jika Cloudflare mengalami down, Fastly dapat memberikan performa yang lebih cepat dan lebih stabil.
Keamanan dan Performa:
Kekurangan:
Biaya yang lebih tinggi dan konfigurasi lebih rumit bagi pengguna pemula.
Cocok untuk:
Website dengan banyak trafik yang membutuhkan kecepatan dan performa real-time.
Keunggulan:
KeyCDN menawarkan solusi CDN yang lebih sederhana dan terjangkau namun tetap efektif dalam meningkatkan performa website. Dengan lebih dari 30 lokasi server di seluruh dunia, KeyCDN memastikan pengiriman konten lebih cepat.
Keamanan dan Performa:
Kekurangan:
Fitur keamanan terbatas dibandingkan penyedia lain yang lebih besar.
Cocok untuk:
Website kecil hingga menengah yang membutuhkan solusi CDN dengan biaya lebih rendah.
Keunggulan:
Sucuri adalah salah satu penyedia layanan keamanan dan CDN yang sangat dikenal dengan perlindungan dari serangan malware, DDoS, dan ancaman lainnya. Sucuri adalah pilihan yang tepat jika Anda membutuhkan perlindungan tambahan untuk situs Anda.
Keamanan dan Performa:
Kekurangan:
Harga lebih tinggi dibandingkan dengan penyedia CDN biasa.
Cocok untuk:
Website yang membutuhkan perlindungan tingkat lanjut terhadap malware dan ancaman online lainnya.
Kejadian Cloudflare down dan Cloudflare error baru-baru ini menjadi pengingat bahwa bergantung pada satu penyedia layanan bisa berisiko. Memilih alternatif CDN yang andal seperti Amazon CloudFront, Bunny.net, atau Imperva akan membantu Anda menghindari gangguan dan memastikan website Anda tetap aman dan performa optimal.
Jika Anda mencari alternatif Cloudflare untuk meningkatkan keamanan dan kecepatan situs web Anda, pilihlah solusi yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda. Jangan biarkan gangguan teknis menghambat kelancaran situs Anda. (Z-10)
CLOUDFLARE down atau mengalami gangguan, Jumat (5/12), Ini merupakan kali kedua gangguan serupa terjadi pada perusahaan tersebut dalam kurun waktu kurang dari tiga minggu.
CLOUDFLARE down atau mengalami gangguan kemarin. Berikut fakta-fakta soal cloudflare down kemarin
CLOUDFLARE kembali mengalami down atau gangguan layanan yang berdampak pada zoom dan linkedin. Gangguan itu bukan akibat serangan siber melainkan sistem internal
Cloudflare menjelaskan bahwa masalah berawal dari pembaruan pada sistem Web Application Firewall (WAF) mereka.
Cloudflare, perusahaan teknologi yang menjadi tulang punggung berbagai situs internet, akhirnya merinci penyebab gangguan layanan yang terjadi pada Selasa (18/11) malam.
Anda tidak sendirian dan hal ini mungkin disebabkan oleh sebuah perusahaan bernama Cloudflare yang down. Banyak pengguna di aplikasi dan situs web populer seperti X, Gemini, Perplexity,
Cloudflare menjelaskan bahwa masalah berawal dari pembaruan pada sistem Web Application Firewall (WAF) mereka.
Cloudflare, perusahaan teknologi yang menjadi tulang punggung berbagai situs internet, akhirnya merinci penyebab gangguan layanan yang terjadi pada Selasa (18/11) malam.
Cloudflare down pada 18 November 2025 akibat lonjakan lalu lintas tak terduga dan kesalahan konfigurasi sistem. Temukan penyebab, dampak pada layanan populer dan solusinya.
Cloudflare down mengakibatkan gangguan banyak aplikasi dan situs web global. Gangguan ini mempengaruhi sejumlah besar pengguna yang tidak dapat mengakses platform
X dan Cloudflare mengalami gangguan global pada 18 November 2025, mengganggu akses pengguna di berbagai negara. Penyebabnya masih belum diketahui.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved