Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Afrika Selatan Siap Permudah Visa bagi WNI, Jajaki Integrasi Sistem dengan Indonesia

Rahmatul Fajri
18/11/2025 15:58
Afrika Selatan Siap Permudah Visa bagi WNI, Jajaki Integrasi Sistem dengan Indonesia
Menteri Pariwisata Afrika Selatan, Patricia de Lille(Dok ist)

PEMERINTAH Afrika Selatan menyatakan kesiapan mempercepat dan mempermudah proses visa bagi warga negara Indonesia, termasuk menjajaki integrasi sistem elektronik untuk mendukung peningkatan kunjungan wisata dan hubungan antar-masyarakat. Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata Afrika Selatan, Patricia de Lille, dalam wawancara di sela penyelenggaraan TOURISE 2025 di Riyadh, Senin (11/11).

De Lille mengatakan keberhasilan penerapan Electronic Travel Authorization (ETA) di Afrika Selatan membuka peluang bagi negosiasi lanjutan dengan sejumlah mitra strategis, termasuk Indonesia.

“Dengan keberhasilan roll-out ETA, kami membuka opsi kerja sama lebih jauh, termasuk menyederhanakan persyaratan masuk bagi wisatawan dari Indonesia,” ujarnya.

Sederhanakan proses visa dari 30–40 formulir menjadi tiga dokumen

Menurut De Lille, pemerintah Afrika Selatan sedang mengupayakan proses visa yang jauh lebih ringkas dibandingkan sebelumnya.

“Jika sistem kami dapat berkompatibilitas dengan sistem Indonesia, proses visa akan menjadi jauh lebih mudah. Bukan lagi 30–40 formulir, tetapi hanya tiga dokumen yang perlu dikirim sebelum visa diterima," jelasnya.

Ia menegaskan langkah ini ditujukan untuk memudahkan mobilitas wisatawan kedua negara sekaligus meningkatkan arus bisnis dan investasi.

Pembicaraan diplomatik terus berlangsung

Menjawab pertanyaan mengenai potensi perjanjian bebas visa bilateral, De Lille menyebut bahwa diskusi antar-pemerintah masih berjalan.

“Kami terus bekerja dekat dengan Indonesia pada level diplomatik. Ini bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperkuat hubungan orang-ke-orang dan mendorong pertukaran pariwisata,” katanya.

Meski belum menyebut tenggat waktu, De Lille menegaskan bahwa Afrika Selatan berkomitmen mengurangi hambatan perjalanan bagi wisatawan Indonesia.

ETA sebagai tahap transisi menuju kebijakan lebih longgar

De Lille juga membuka peluang bahwa implementasi ETA dapat menjadi “tahap transisional” menuju kebijakan perjalanan yang lebih longgar di masa depan.

“Kami akan terus berupaya merampingkan proses dan bekerja sama dengan Indonesia. Akses perjalanan yang lebih mudah akan membuka peluang baru bagi kedua negara,” ujar dia.

TOURISE 2025 mempertemukan pemimpin global sektor pariwisata untuk membahas transformasi kebijakan mobilitas dan pembangunan pariwisata lintas kawasan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya