Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Libanon Adukan Tembok Israel yang Disebut Melanggar Garis Biru

Ferdian Ananda Majni
16/11/2025 10:27
Libanon Adukan Tembok Israel yang Disebut Melanggar Garis Biru
Ilustrasi.(AFP/YURI CORTEZ)

LIBANON akan membawa Israel ke Dewan Keamanan PBB atas pembangunan tembok beton di wilayah perbatasan yang disebut melampaui Garis Biru, tuduhan yang telah dibantah oleh pihak Israel.

Presiden Libanon Joseph Aoun, pada Sabtu (15/11) menyampaikan bahwa ia telah memerintahkan para pejabat untuk mengajukan keluhan resmi kepada Dewan Keamanan PBB. Langkah ini diambil setelah Israel membangun struktur beton di perbatasan selatan Libanon yang menurut Beirut melewati garis demarkasi yang diakui PBB.

UNIFIL, pasukan penjaga perdamaian PBB, sehari sebelumnya melaporkan bahwa tentara Israel membangun tembok di wilayah selatan Libanon dekat Garis Biru (Blue Line). Dalam survei yang dilakukan bulan lalu, UNIFIL meninjau tembok beton berbentuk huruf T yang dipasang pasukan Israel di barat daya Yaroun.

Hasil survei itu menunjukkan bahwa bagian dari tembok tersebut memotong Garis Biru dan membuat lebih dari 4.000 meter persegi wilayah Lebanon tidak dapat diakses oleh warga. Survei tambahan pada bulan ini juga menemukan bagian tembok lain di tenggara Yaroun yang kembali melintasi garis pemisah tersebut. UNIFIL menyatakan temuan ini sebagai pelanggaran kedaulatan Libanon.

Pasukan penjaga perdamaian itu mengatakan telah menginformasikan hasil survei Oktober kepada militer Israel dan meminta agar bagian tembok yang melewati Garis Biru segera dipindahkan. (AFP/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya