Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
LIBANON akan membawa Israel ke Dewan Keamanan PBB atas pembangunan tembok beton di wilayah perbatasan yang disebut melampaui Garis Biru, tuduhan yang telah dibantah oleh pihak Israel.
Presiden Libanon Joseph Aoun, pada Sabtu (15/11) menyampaikan bahwa ia telah memerintahkan para pejabat untuk mengajukan keluhan resmi kepada Dewan Keamanan PBB. Langkah ini diambil setelah Israel membangun struktur beton di perbatasan selatan Libanon yang menurut Beirut melewati garis demarkasi yang diakui PBB.
UNIFIL, pasukan penjaga perdamaian PBB, sehari sebelumnya melaporkan bahwa tentara Israel membangun tembok di wilayah selatan Libanon dekat Garis Biru (Blue Line). Dalam survei yang dilakukan bulan lalu, UNIFIL meninjau tembok beton berbentuk huruf T yang dipasang pasukan Israel di barat daya Yaroun.
Hasil survei itu menunjukkan bahwa bagian dari tembok tersebut memotong Garis Biru dan membuat lebih dari 4.000 meter persegi wilayah Lebanon tidak dapat diakses oleh warga. Survei tambahan pada bulan ini juga menemukan bagian tembok lain di tenggara Yaroun yang kembali melintasi garis pemisah tersebut. UNIFIL menyatakan temuan ini sebagai pelanggaran kedaulatan Libanon.
Pasukan penjaga perdamaian itu mengatakan telah menginformasikan hasil survei Oktober kepada militer Israel dan meminta agar bagian tembok yang melewati Garis Biru segera dipindahkan. (AFP/I-3)
Tembok SMPN 182 Jakarta sepanjang 65 meter roboh diduga akibat tanah urukan labil. BPBD DKI memastikan tak ada korban amun drainase sekolah tersumbat total.
PASUKAN Israel berencana melakukan serangan terbatas di Libanon. Libanon melaporkan Israel ke Dewan Keamanan PBB atas pembangunan tembok yang melanggar perbatasan
PRESIDEN Lebanon Joseph Aoun menginstruksikan Kementerian Luar Negeri mengajukan keluhan ke Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa atau PBB terkait pembangunan tembok oleh Israel
LIBANON akan membawa Israel ke Dewan Keamanan PBB atas pembangunan tembok beton di wilayah perbatasan yang disebut melampaui Garis Biru, tuduhan yang telah dibantah oleh pihak Israel.
Warga menilai sulit untuk melakukan evakuasi sehingga harus langsung memanggil petugas pemadam kebakaran.
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
Konflik memuncak! Iran dan Hizbullah luncurkan gelombang rudal ke Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved