Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto baru saja menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) serta menyaksikan penandatanganan perjanjian penghentian perang di Gaza. Kehadiran Presiden Prabowo di Mesir menjadi bukti bahwa Indonesia terus berada di garis depan dalam upaya menjaga perdamaian dunia.
Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Hamdan Hamedan mengatakan, langkah tersebut mencerminkan pelaksanaan amanat konstitusi untuk ikut serta dalam menjaga perdamaian dunia.
"Keikutsertaan Indonesia mencerminkan pelaksanaan amanat konstitusi untuk ikut menjaga perdamaian dunia," ujar Hamdan dikutip pada Rabu (15/10).
Sebelunnya, Prabowo menjelaskan, penandatanganan dokumen perdamaian tersebut merupakan langkah awal yang baik dalam upaya bersama mencapai perdamaian berkelanjutan.
Kepala Negara juga menyambut baik perkembangan positif di kawasan, seperti dimulainya gencatan senjata, rencana penarikan pasukan Israel secara bertahap dari wilayah Gaza, serta pelepasan sandera dari kedua belah pihak.
Menurut Hamdan, seluruh rakyat Indonesia patut berbangga, karena Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang hadir dalam penandatanganan perjanjian perdamaian tersebut.
"Ini menunjukkan posisi kepemimpinan dan peran besar Indonesia dalam diplomasi kemanusiaan. Sekaligus memperkuat kepercayaan internasional terhadap peran strategis Indonesia di panggung diplomasi global," tuturnya.
Tak hanya hadir dan menyaksikan penandatanganan perjanjian perdamaian, Hamdan menambahkan, Indonesia juga mengambil langkah konkret untuk melaksanakan amanat konstitusi dalam menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
"Presiden Prabowo juga telah menegaskan kesiapan Indonesia untuk mengerahkan hingga 20.000 personel pasukan penjaga perdamaian di Gaza di bawah mandat PBB, sebagai kontribusi nyata bagi perdamaian dunia dan perlindungan kemanusiaan," pungkasnya. (Mir/P-3)
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan Indonesia memiliki modal yang kuat dalam menjaga perdamaian dunia sesuai amanah konstitusi.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mencatat sejarah di Sidang Umum ke-43 UNESCO di Samarkand, Uzbekistan.
Menlu RI Sugiono menyerukan agar Amerika Serikat, Rusia, dan Tiongkok bersatu demi perdamaian dunia, termasuk mengakhiri konflik di Palestina dan Ukraina.
Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi peran maksimal AS di KTT ASEAN. Ia tegaskan kemitraan strategis kunci perdamaian Indo-Pasifik dan kemajuan ekonomi ASEAN.
Posisi Indonesia yang tampak di hadapan pemimpin dunia mempertegas komitmen kemanusiaan dan diplomasi Jakarta dalam menangani krisis regional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved