Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan kembali “komitmen tak tergoyahkan Amerika Serikat terhadap keamanan Israel”. Komitmen itu disampaikan dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa’ar, Rabu, menurut keterangan resmi Departemen Luar Negeri.
Pertemuan yang berlangsung kurang dari satu jam itu membahas isu penting di Gaza, Libanon, dan Suriah, serta menyoroti perlunya menanggulangi pengaruh negatif Iran. “Mereka sepakat kerja sama erat antara kedua negara tetap krusial bagi keamanan dan kemakmuran kawasan,” bunyi pernyataan Departemen Luar Negeri.
Sa’ar menyebut pertemuan tersebut “sangat baik,” namun tidak memberikan rincian lebih lanjut. Ketika ditanya tentang rencana untuk negara Palestina, Sa’ar menegaskan, “Tidak akan ada.”
Pertemuan ini berlangsung di tengah operasi militer Israel di Gaza yang masih berjalan, sementara upaya diplomatik untuk mengakhiri perang hingga kini belum membuahkan hasil.
Di sisi lain, semua anggota Dewan Keamanan PBB kecuali Amerika Serikat menyerukan gencatan senjata di Gaza. PBB menyatakan keprihatinan atas kelaparan “buatan manusia” yang terjadi di wilayah tersebut.
Trishala Persaud, wakil tetap kedua Guyana di PBB, menyatakan dalam konferensi pers bersama Rabu, “Kami sangat prihatin dengan data IPC Gaza yang dipublikasikan Jumat lalu. Ini pertama kalinya kelaparan dikonfirmasi secara resmi di Timur Tengah. Setiap hari, semakin banyak orang meninggal akibat malnutrisi, banyak di antaranya anak-anak.”
Persaud berdiri bersama perwakilan dari Slovenia, Aljazair, Tiongkok, Denmark, Prancis, Yunani, Pakistan, Panama, Korea Selatan, Rusia, Sierra Leone, Somalia, dan Inggris.
“Ini adalah krisis buatan manusia,” kata Persaud. “Penggunaan kelaparan sebagai senjata perang jelas dilarang menurut hukum humaniter internasional.”
Ondina Drobic, wakil tetap kedua Slovenia, menambahkan kelompok ini menuntut gencatan senjata di Gaza, pembebasan semua sandera yang tersisa, pembukaan akses bantuan kemanusiaan, dan Israel membatalkan rencana invasi ke Gaza City.
“Darurat kemanusiaan harus segera ditangani, dan Israel harus mengubah arah kebijakannya. Kita telah melihat apa yang bisa dicapai selama gencatan senjata,” kata Drobic. (BBC/CNN/Z-2)
PM Keir Starmer resmi mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer Inggris untuk operasi defensif terhadap Iran di tengah kecaman Donald Trump.
Donald Trump klaim Iran telah menyerah dan meminta maaf kepada negara Timur Tengah setelah serangan AS-Israel. Simak ancaman "penghancuran total" terbaru dari Trump.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan konflik Timur Tengah hanya akan berakhir jika Iran menyerah tanpa syarat.
Wamenlu Iran Majid Takht-Ravanchi memperingatkan bahwa negara mana pun yang mendukung agresi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran akan dianggap sebagai target sah bagi serangan balasan.
Serangan drone kembali mengguncang Irak pada Jumat (6/3) waktu setempat. Sejumlah bandara dan fasilitas minyak menjadi sasaran.
Amerika Serikat (AS) dinilai belum memiliki sistem pertahanan yang memadai untuk menghadapi drone Shahed milik Iran.
Serangan Israel di Khan Younis tewaskan satu warga & lukai anak kecil. Pelanggaran gencatan senjata ini menambah daftar korban tewas menjadi 636 jiwa di Jalur Gaza.
Delapan tentara Israel terluka, termasuk putra Menteri Keuangan Smotrich, akibat serangan roket. Israel balas dengan menggempur Beirut secara besar-besaran.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved