Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Israel menyatakan kesediaannya untuk menjajaki perdamaian dengan Suriah. Ini merupakan perubahan mencolok setelah memperingatkan agar tidak berurusan dengan pemerintahan baru di Damaskus yang berbasis Islam dan naik ke tampuk kekuasaan tahun lalu.
Pernyataan itu muncul seiring dengan upaya Presiden AS Donald Trump mendorong gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza, Palestina, serta keyakinannya bahwa lebih banyak negara di Timur Tengah akan bergabung dalam pakta damai regional dengan Israel, menyusul konflik terbaru dengan Iran.
"Kami memiliki peluang baru di depan kami," kata Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar seperti dilansir Bloomberg, Selasa (1/7)
"Kami berkepentingan untuk mengajak negara-negara tetangga kami, seperti Suriah dan Libanon, ke dalam lingkaran perdamaian dan normalisasi, sambil tetap menjaga keamanan dan kepentingan penting Israel," katanya.
Pernyataan ini menunjukkan perubahan sikap dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang sebelumnya memerintahkan militer Israel untuk menduduki wilayah di Suriah setelah kelompok yang dipimpin Ahmad al-Sharaa menggulingkan rezim Bashar al-Assad pada Desember lalu.
Al-Sharaa, yang kini menjabat sebagai presiden Suriah, dulunya dikenal sebagai militan Al-Qaeda dan pernah bertempur melawan pasukan AS di Irak. Namun ia mengeklaim telah berubah dan menyatakan bahwa Suriah sekarang tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel.
Meski demikian, pemerintah Israel sempat menggambarkan al-Sharaa dan kelompoknya sebagai serigala berbulu domba dan memperingatkan dunia internasional untuk tidak tertipu oleh perubahan citra mereka.
Situasi mulai berubah setelah Israel melancarkan serangan besar terhadap Iran, musuh utama proses perdamaian dengan Israel, dalam perang 12 hari yang baru-baru ini berakhir dengan gencatan senjata.
Trump, yang menjadi mediator, menilai gencatan senjata ini sebagai momentum yang bisa digunakan Israel untuk memperluas hubungan diplomatik dengan negara-negara kawasan.
Bulan lalu, Trump bertemu al-Sharaa di Arab Saudi. Dalam langkah yang mengejutkan Israel, Trump mengumumkan niatnya untuk mencabut sanksi terhadap Suriah.
Namun, belum ada kepastian apakah Israel bisa mewujudkan hubungan resmi dengan Suriah atau Libanon.
Di Libanon, kelompok Hizbullah yang didukung Iran masih memiliki pengaruh kuat meski sempat melemah akibat serangan Israel tahun lalu.
Sa'ar menegaskan bahwa Dataran Tinggi Golan akan tetap berada di bawah kedaulatan Israel. Wilayah tersebut direbut dari Suriah dalam Perang Enam Hari tahun 1967 dan kemudian dianeksasi.
Dia tidak menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan pengembalian wilayah lain Suriah yang dikuasai Israel setelah jatuhnya Assad.
Menariknya, Sa'ar dan pejabat lain Israel masih menyebut al-Sharaa dengan nama lamanya saat tergabung dalam Al-Qaeda, yakni Abu Mohammed al-Jolani, mencerminkan skeptisisme yang masih ada.
Isu lain yang berpotensi menjadi hambatan adalah nasib ratusan ribu warga Palestina yang mengungsi ke Suriah dan Lebanon sejak perang tahun 1948 dan keturunan mereka yang masih tinggal di sana.
Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyatakan bahwa beberapa negara yang sangat hebat tertarik bergabung dalam Perjanjian Abraham, kesepakatan yang pada 2020 menormalisasi hubungan antara Israel dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain.
Saat ditanya apakah Suriah menjadi salah satu kandidat, Trump menjawab. "Saya tidak tahu, tetapi saya mencabut sanksi atas permintaan beberapa negara lain di kawasan itu yang merupakan teman kita."
Diketahui, Trump menandatangani perintah eksekutif pada Senin (30/6) untuk melonggarkan sanksi terhadap Suriah. Demikian menurut laporan seorang jurnalis CBS News di platform X. (I-2)
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
Pentagon ajukan dana Rp3.386 triliun untuk perang melawan Iran. Simak rincian biaya militer AS yang membengkak hingga dampak penutupan Selat Hormuz di sini.
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia siap keluar dari Board of Peace (BoP) jika tidak menguntungkan kepentingan nasional dan perjuangan Palestina
Presiden AS Donald Trump mendorong sekutu Amerika Serikat mengambil peran di Selat Hormuz.
Trump membantah keterlibatan AS dalam serangan ke ladang gas Iran, meski Israel klaim koordinasi. Eskalasi konflik picu ancaman Iran dan lonjakan harga minyak dunia.
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Israel dinilai melanggar Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan pelecehan rasis dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Ia memperingatkan ambisi Israel menggulingkan pemerintahan Iran akan memerlukan kampanye darat berkepanjangan.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved