Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Luar Negeri RI Anis Matta menyerukan agar Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengambil langkah tegas dalam menghentikan rencana Israel melakukan aneksasi Gaza dan pendudukan permanen di Palestina.
"Seberapa pun lamanya waktu yang dibutuhkan dan sebanyak apapun pengorbanan yang harus dijalani, Palestina akan senantiasa menjadi jantung yang berdenyut bagi umat ini," kata Anis dalam keterangan resminya Selasa (26/8).
Anis menegaskan bahwa Visi Israel Raya serta langkah-langkah yang ditempuh Tel Aviv merupakan ancaman eksistensial bagi keberlangsungan seluruh negara di kawasan. Menurutnya, diperlukan persatuan dan mekanisme kolektif di antara negara anggota OKI untuk menjaga kedaulatan masing-masing.
"OKI perlu mengerahkan seluruh kekuatan dan sumber daya untuk menolak dan menghentikan rencana pendudukan penuh Israel atas Gaza serta perluasan permukiman di Tepi Barat," tegasnya.
Dia juga mendorong kerja sama dengan lembaga internasional guna segera mengakhiri perang dan memastikan bantuan kemanusiaan bisa masuk Gaza melalui semua jalur yang tersedia.
Konferensi Tingkat Menteri Luar Biasa (KTM-LB) OKI di Jeddah, Arab Saudi, Senin (25/8) semakin mendesak setelah PBB menyatakan bahwa Gaza telah berada pada tingkat kelaparan total.
"Tidak ada yang lebih buruk daripada menjadikan kelaparan sebagai senjata perang dan genosida terhadap saudara-saudara kita di Gaza," sebut Anis.
Menurutnya, saat ini terdapat pergeseran opini global yang mulai menguatkan narasi Palestina di publik. Momentum tersebut harus dimanfaatkan OKI untuk mendorong pengakuan internasional atas kemerdekaan Palestina, termasuk mendesak Dewan Keamanan PBB menggelar sidang khusus guna mengakhiri pendudukan Israel.
Sebanyak 43 negara anggota OKI menghadiri pertemuan tersebut, 21 di antaranya diwakili oleh menteri luar negeri, termasuk perwakilan Palestina. Forum ini berhasil mengadopsi resolusi yang menolak keras rencana Israel menduduki Gaza, menuntut pembukaan blokade bantuan kemanusiaan, serta mendesak PBB dan negara-negara lain untuk menghentikan agresi Israel.
Di sela konferensi, Wamenlu RI juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Irak. Keduanya membahas peluang kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi dan pariwisata sebagai bagian dari penguatan hubungan kedua negara. (Fer/I-1)
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah mendistribusikan 100.000 liter air bersih di Al Jalaa region, Gaza, Palestina. Program ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih.
DT Peduli kembali menggelar program Ramadan Peduli Negeri (RPN) 2026 dengan tema Teguhkan Kepedulian untuk Saudaramu di Pelosok dan Lintas Negeri.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan global dengan menyalurkan bantuan paket makanan siap saji bagi warga terdampak konflik di Palestina.
Baznas kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang terdampak konflik. Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa pakaian dengan total 2.400 paket.
Presiden Iran Pezeshkian mengatakan pemerintah tetap beroperasi meskipun perang di negara itu semakin memanas.
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menuduh AS dan Israel melakukan serangan yang menargetkan sebuah sekolah dasar di Lapangan Niloufar, Teheran.
Rakyat Libanon dapat mengandalkan dukungan penuh dan bantuan kemanusiaan kami untuk ribuan pengungsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved