Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ARAB Saudi dan Mesir pada Senin menyerukan diakhirinya segera agresi Israel di Jalur Gaza. Kedua negara menekankan perlunya tekanan internasional yang lebih kuat untuk mendorong gencatan senjata serta memastikan masuknya bantuan kemanusiaan ke wilayah yang masih diblokade.
Dalam pertemuan darurat tingkat menteri Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Jeddah, Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan meminta komunitas internasional segera bertindak menghentikan pelanggaran Israel dan membuka jalur bantuan ke Gaza.
"Sangat penting untuk memberikan semua bantuan dan dukungan penting kepada rakyat Gaza," katanya seperti dilansir dari Anadolu, Selasa (26/8)
Dia menambahkan bahwa tindakan Israel merupakan ancaman terbesar bagi keamanan dan perdamaian di kawasan.
Pangeran Faisal juga menolak ekspansi permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Dia menyambut dukungan global terhadap solusi dua negara, yang menegaskan hak Palestina untuk memiliki negara merdeka.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty mendesak agar Israel ditekan menerima proposal Gaza yang didukung Amerika Serikat (AS) dan disetujui Hamas. Usulan tersebut mencakup gencatan senjata selama 60 hari dan akses penuh bagi bantuan kemanusiaan.
Abdelatty menegaskan lebih dari 5.000 truk bantuan tertahan di perbatasan Mesir akibat pembatasan Israel. Menurutnya, Gaza membutuhkan sedikitnya 700 truk bantuan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan dasar 2,4 juta warganya.
Dia menuding Israel menggunakan taktik kelaparan dan pengepungan untuk mengusir rakyat Palestina. Retorika tentang Israel Raya disebutnya sebagai sesuatu yang arogan dan tidak dapat diterima.
Pertemuan OKI yang dipimpin Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan berfokus pada koordinasi sikap negara-negara anggota terhadap serangan Israel serta menegaskan kembali dukungan terhadap berdirinya negara Palestina.
Sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 62.700 warga Palestina di Gaza dan menghancurkan sebagian besar wilayah itu, yang kini menghadapi ancaman kelaparan massal.
Pada November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Selain itu, Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ). (I-3)
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
ARAB Saudi memberi tahu Iran bahwa kerajaan tersebut tidak akan mengizinkan wilayah udara atau teritorialnya digunakan untuk menyerang republik Islam itu.
ARAB Saudi memperingatkan sekutunya bahwa serangan militer AS yang tidak efektif terhadap Iran akan menguntungkan rezim Iran dalam menekan aktivitas protes yang terjadi di seluruh negeri.
ARAB Saudi, Qatar, dan Oman memimpin upaya untuk membujuk Presiden AS Donald Trump agar tidak menyerang Iran, karena khawatir akan dampak buruk yang serius di kawasan itu.
Dia kehilangan nyawa di Arab Saudi setelah terjatuh dari lantai dua sebuah gedung tempatnya bekerja pada 18 Desember 2025.
Menhaj Gus Irfan menegaskan Kampung Haji di Arab Saudi baru bisa digunakan sebagian pada 2028. Pembangunan kini dikendalikan penuh oleh Danantara.
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
MENTERI Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty menyerukan diadakan sidang darurat Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika untuk menolak pengakuan Israel terhadap Somaliland.
Hasil imbang tanpa gol melawan Mesir membuat posisi Angola di ujung tanduk.
Mesir meraih kemenangan penting atas Afrika Selatan pada laga kedua Grup B Piala Afrika 2025.
Mohamed Salah menjadi pahlawan Mesir setelah mencetak gol kemenangan di masa injury time melawan Zimbabwe.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyetujui kesepakatan gas raksasa dengan Mesir senilai US$35 miliar di tengah tekanan AS untuk rekonsiliasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved