Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, menyatakan pihak berwenang saat ini tengah menilai situasi pascagempa magnitudo 8,7 di Rusia. Ia menegaskan setiap upaya tanggap darurat akan mengutamakan keselamatan jiwa manusia.
“Saat ini belum ada laporan kerusakan, namun kami mengimbau warga di wilayah yang telah diperintahkan untuk mengungsi agar segera menuju ke tempat tinggi dan menjauhi kawasan pesisir,” ujar Ishiba.
Pemerintah Jepang telah mengeluarkan perintah evakuasi menyusul ancaman tsunami, yang mencakup ratusan kilometer wilayah pesisir dari Hokkaido hingga Prefektur Wakayama. Warga diminta untuk tidak menunda evakuasi meski perkiraan waktu kedatangan tsunami bersifat tentatif.
“Segera evakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan aman. Waktu kedatangan tsunami hanyalah perkiraan — gelombang bisa tiba lebih cepat atau lambat. Tetap mengungsi selama peringatan masih berlaku,” bunyi pernyataan resmi otoritas setempat.
Badan Meteorologi memperkirakan tinggi gelombang tsunami bisa mencapai 3 hingga 4 meter.
Diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 8,7 yang menjadi pemicu peringatan ini terjadi sekitar 126 kilometer dari Petropavlovsk-Kamchatsky, Rusia, dengan kedalaman 18 kilometer, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
Di wilayah Kamchatka sendiri, tsunami dengan tinggi gelombang serupa telah terdeteksi. Menteri Situasi Darurat Regional, Sergei Lebedev, melaporkan bahwa meski tidak ada korban luka, sebuah taman kanak-kanak dilaporkan mengalami kerusakan ringan.
“Gempa hari ini merupakan yang paling kuat dalam beberapa dekade terakhir,” ujar Gubernur Kamchatka, Vladimir Solodov, dalam sebuah video yang diunggah di Telegram. (BBC/Z-2)
Prefektur Shimane di Jepang diguncang gempa magnitudo 6,2 pada Selasa pagi. Otoritas memastikan tidak ada peringatan tsunami meski terjadi beberapa gempa susulan.
Gempa berkekuatan M 6,7 mengguncang wilayah timur laut Jepang disertai peringatan tsunami setinggi 1 meter.
Jepang kembali diguncang gempa besar pada Sabtu sore, 9 November 2025, kali ini berpusat di lepas pantai Prefektur Iwate, kawasan timur laut negeri tersebut
KEKHAWATIRAN akan tsunami besar di wilayah Pasifik mulai mereda pada Rabu (30/7), setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,8 mengguncang wilayah terpencil di Semenanjung Kamchatka, Rusia.
Pemerintah Jepang hingga saat ini masih belum mengakhiri peringatan tsunami imbas gempa Rusia dengan magnitudo 8,8 yang terjadi pada Rabu, 30 Juli 2025.
LEBIH dari 356.000 warga Jepang diperintahkan untuk melakukan evakuasi setelah gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 8,8 mengguncang Semenanjung Kamchatka di Rusia.
PERDANA Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengatakan, kemarin, bahwa ia akan mundur setelah kurang dari satu tahun berkuasa. Ia kehilangan dukungan mayoritas di kedua majelis parlemen.
SURAT kabar Mainichi melaporkan PM Jepang Shigeru Ishiba telah menyampaikan kepada orang-orang kepercayaannya niat mengundurkan diri pada Agustus mendatang.
Meski koalisi partainya kalah di Majelis Tinggi, PM Jepang Shigeru Ishiba menegaskan tidak mengundurkan diri.
PM Jepang Shigeru Ishiba mengaku terharu melihat pesatnya perkembangan Indonesia. Pasalnya, ia sempat mengunjungi Indonesia pada 34 tahun yang lalu dengan status sebagai anggota DPR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved