Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa percakapan teleponnya yang telah lama dinantikan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin berlangsung dengan sangat baik. Dia mengungkapkan bahwa Rusia dan Ukraina akan segera memulai proses negosiasi untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata.
Trump menggambarkan pembicaraan selama dua jam tersebut sebagai komunikasi yang luar biasa dan mengungkapkan bahwa Rusia menunjukkan ketertarikan besar untuk menjalin kerja sama dagang dengan Amerika Serikat setelah konflik berakhir.
Dia menyebut potensi hubungan dagang antara kedua negara sebagai tidak terbatas. Ia menambahkan bahwa Ukraina bisa menjadi penerima manfaat besar dalam upaya rekonstruksi dan perdagangan pascaperang.
"Rusia dan Ukraina akan segera memulai negosiasi menuju gencatan senjata dan yang lebih penting, mengakhiri perang," katanya seperti dilansir Anadolu, Selasa (20/5).
Trump dalam unggahan di media sosialnya menulis persyaratan untuk dinegosiasikan antara kedua pihak. Ia juga menyebut bahwa Vatikan, melalui perwakilan Paus, menyatakan ketertarikan untuk menjadi tuan rumah proses perundingan.
"Biarkan prosesnya dimulai!" tambahnya.
Trump menambahkan bahwa dirinya langsung memberi pengarahan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan sejumlah pejabat Eropa lain setelah pembicaraan dengan Putin selesai.
Sementara itu, dalam konferensi pers di Sochi, Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pembicaraan tersebut sebagai terbuka dan substantif.
Dia mengatakan bahwa Trump mengakui komitmen Rusia terhadap solusi damai dalam konflik Ukraina.
"Presiden AS menyampaikan posisinya mengenai gencatan senjata dan pada bagiannya, juga mencatat bahwa Rusia mendukung penyelesaian damai krisis Ukraina. Kita hanya perlu menentukan cara paling efektif untuk bergerak menuju perdamaian," ujar Putin.
Kemungkinan gencatan senjata, lanjutnya, dapat diwujudkan apabila kedua belah pihak mencapai kesepakatan dan kesepakatan yang dapat diterima bersama harus ditemukan antara Rusia dan Ukraina.
"Kami telah sepakat dengan Presiden AS bahwa Rusia akan mengusulkan dan siap bekerja sama dengan pihak Ukraina dalam memorandum mengenai kemungkinan perjanjian damai di masa mendatang," pungkasnya.
Hal itu juga mendefinisikan sejumlah posisi seperti prinsip penyelesaian, waktu kemungkinan perjanjian damai, termasuk kemungkinan gencatan senjata untuk waktu tertentu jika kesepakatan tercapai. (I-2)
Hari ke-1425 perang Rusia-Ukraina: Korban jiwa jatuh di Kharkiv & Kherson. Negosiasi keamanan digelar di Miami, sementara isu Greenland picu keretakan AS-Eropa yang untungkan posisi Rusia.
Ukraina umumkan status darurat sektor energi akibat serangan rudal Rusia di tengah musim dingin ekstrem. Presiden Zelensky bentuk satgas khusus 24 jam.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Presiden AS Donald Trump menggelar pertemuan krusial dengan Volodymyr Zelensky di Florida. Trump menyebut kesepakatan damai kini lebih dekat dari sebelumnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
USULAN Dewan Perdamaian Presiden AS Donald Trump dimulai dengan kurang baik. Presiden Prancis Emmanuel Macron segera menolak undangan menjadi anggota dewan tersebut.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Sambil memuji Denmark dan para pemimpinnya, Trump mengatakan, bahwa Denmark adalah negara yang luar biasa dan saya tahu para pemimpinnya juga baik
Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengungkap alasan di balik sikap agresifnya terhadap Greenland.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved