Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Rahasia AS menembak seorang pria di luar Gedung Putih, Minggu dini hari, setelah terjadi "konfrontasi bersenjata", menurut pernyataan resmi mereka.
Sebelumnya, dinas tersebut menerima informasi dari kepolisian setempat mengenai "seseorang yang diduga ingin bunuh diri dan kemungkinan sedang dalam perjalanan ke Washington DC dari Indiana".
Petugas kemudian mendekati seorang pria yang sesuai dengan deskripsi tersebut, yang kemudian mengacungkan senjata api, sehingga tembakan dilepaskan. Pria tersebut kini dirawat di rumah sakit dalam kondisi yang belum diketahui.
Presiden Donald Trump tidak berada di Gedung Putih saat kejadian. Trump sedang menghabiskan akhir pekan di kediamannya di Florida, Mar-a-Lago.
"Saat petugas mendekat, individu tersebut mengacungkan senjata api dan terjadi konfrontasi bersenjata, di mana tembakan dilepaskan oleh personel kami," bunyi pernyataan tersebut.
Insiden ini kini sedang diselidiki oleh Kepolisian Metropolitan Washington, yang menangani semua kasus penembakan yang melibatkan penegak hukum di Distrik Columbia. (BBC/Z-2)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bahwa pasukan pengamanan presiden Secret Service (Dinas Rahasia) membutuhkan lebih banyak bantuan.
Setelah setahun bersitegang, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Kolombia Gustavo Petro akhirnya bertemu.
Wall Street Journal, mengutip sumber, melaporkan bahwa Pentagon dan Gedung Putih telah menyampaikan rancangan rencana dan skenario yang dibuat bersama terkait serangan AS ke Iran.
Melania Trump memamerkan film dokumenter eksklusifnya di Gedung Putih. Film ini mengungkap sisi pribadi dan peran Melania di balik layar pelantikan Donald Trump.
Pascapenangkapan Nicolas Maduro, Presiden Interim Venezuela Delcy Rodriguez dijadwalkan mengunjungi AS. Trump prioritaskan akses minyak di tengah ketegangan.
Presiden Donald Trump resmi menarik AS dari 66 organisasi internasional. Gedung Putih menyebut efisiensi anggaran dan kedaulatan sebagai pemicu utama.
Pemerintah AS merilis situs resmi yang menulis ulang sejarah serangan 6 Januari 2021. Simak klaim kontroversial mengenai pengampunan massal dan tuduhan terhadap aparat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved