Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
REZIM Zionis bertekad menghabisi infrastruktur strategis sealigus pemimpin Houthi di Yaman. Kepala otoritas pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan upaya tersebut akan berhasil sama seperti ketika mereka menghabisi pemimpin Hamas Yahya Sinwar, Ismail Haniyeh (pemimpin biro politik Hamas), dan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah.
"Kami akan menyerang infrastruktur strategis dan memenggal kepala pemimpin mereka. Sama seperti yang kami lakukan terhadap Haniyeh, Sinwar, dan Nasrallah, di Teheran, Gaza, dan Libanon. Kami akan melakukannya di Hodeidah dan Sanaa," ungkap Katz, seperti dikutip surat kabar Times of Israel.
Berdasarkan laporan New York Times (NYT), Haniyeh tewas akibat ledakan bom yang diselundupkan dua bulan sebelumnya di tempat dia menginap di Teheran pada Rabu 1 Agustus dini hari lalu. Haniyeh dibunuh di kamar, di sebuah kompleks yang dikelola Garda Revolusi Iran (IRGC).
Ketika itu, Haniyeh sedang mengunjungi Teheran untuk menghadiri pelantikan presiden. Seorang pengawalnya juga tewas dalam ledakan.
Laporan NYT tersebut mengutip seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, dua pejabat Iran, dan lima pejabat Timur Tengah.
Menurut para pejabat, bom tersebut diledakkan dari jarak jauh. Ledakan itu mengguncang bangunan, menghancurkan beberapa jendela, dan meruntuhkan sebagian dinding luar, menurut dua pejabat IRGC.
Pemerintah Israel biasanya tidak mengaku secara terbuka atas pembunuhan yang mereka lakukan. Namun, Kepala otoritas pertahanan Israel, Israel Katz, pada Senin (23/12) untuk pertama kalinya mengakui bahwa Israel berada di balik pembunuhan Ismail Haniyeh di Teheran.
Namun, Hamas, pejabat Iran, dan beberapa pejabat AS mengonfirmasi bahwa Israel memang bertanggung jawab atas pembunuhan Haniyeh.
(Sputnik-OANA/Ant/P-3)
Istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia menurut kantor berita Mehr, di tengah memanasnya konflik antara Iran, AS, dan Israel.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Sekitar 200 korban di antaranya adalah anak-anak usia sekolah dasar.
Dari fajar berdarah di Teheran hingga hujan drone di Tel Aviv, inilah lini masa lengkap operasi militer paling berani abad ini.
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
AS instruksikan warga dan personel misi berlindung di Irak akibat ancaman milisi pro-Iran. Ketegangan meningkat di Libanon, Israel serang target Hizbullah di Beirut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved