Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ULAMA Muslim Turki Fethullah Gulen, yang menurut Ankara berada di balik kudeta yang gagal pada tahun 2016, telah meninggal di Amerika Serikat (AS) tempat ia tinggal. Demikian menurut media Turki dan situs web yang terkait dengan Gulen. Ia berusia 83 tahun.
Herkul, situs web yang menerbitkan khotbah-khotbah Gulen, mengatakan di akun X-nya pada Senin (21/10) bahwa Gulen telah meninggal pada Minggu (19/10) malam di rumah sakit tempat ia dirawat.
Gulen membangun Hizmet, gerakan Islam yang kuat di Turki dan sekitarnya, tetapi menghabiskan tahun-tahun terakhirnya dengan dituduh mengatur upaya kudeta terhadap Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, tuduhan yang ia bantah.
Ia pernah menjadi sekutu Erdogan, tetapi mereka berselisih secara spektakuler.
Erdogan menganggapnya bertanggung jawab atas kudeta saat tentara nakal menguasai pesawat tempur, tank, dan helikopter.
Sekitar 250 orang tewas dalam upaya untuk merebut kekuasaan.
Gulen telah tinggal di pengasingan di AS sejak 1999. (Al Jazeera/Z-2)
FETULLAH Gulen, pemimpin utama organisasi Fetullah (FETÖ) yang dinilai bertanggung jawab atas upaya kudeta yang gagal pada 15 Juli di Turki, dilaporkan meninggal dunia.
Fenomena lithospheric dripping ini juga memperlihatkan suatu hubungan menarik antara pengangkatan dataran tinggi dan penurunan cekungan di area yang sama.
Penghentian penyelidikan antidumping oleh Turki menjadi penegasan atas meningkatnya kredibilitas produk baja nirkarat Indonesia di pasar internasional.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Presiden Donald Trump umumkan tarif impor 25% bagi negara mana pun yang berbisnis dengan Iran. Langkah ini diambil di tengah wacana opsi militer AS ke Teheran.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Menlu RI Sugiono menegaskan posisi Turki sebagai mitra strategis Indonesia sekaligus menyampaikan komitmen pemerintah memperdalam kerja sama bilateral.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved