Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kasus mpox (cacar monyet) di Australia melonjak 570 persen sejak Juli, menurut data departemen kesehatan negara itu.
Jumlah kasus mpox pada Juli-September mencapai 616, rekor terbanyak dalam satu triwulan di Australia, sehingga total kasus tahun ini hingga September mencapai 724.
Dua negara bagian terpadat, Victoria dan New South Wales, menyumbang sebagian besar kasus tersebut. Pada Januari-September tahun lalu, hanya ada 26 kasus mpox terkonfirmasi yang dilaporkan.
Baca juga : Ini Perkembangan Terkini Kasus Mpox di Dunia dan Indonesia
Sementar itu, Badan Kesehatan News South Wales (NSW Health) melaporkan terdapat 236 kasus yang tercatat sejak pertengahan Juni 2024, dengan 13 orang penderita dirawat di rumah sakit. Semua kasus penderita adalah laki-laki dan mayoritas adalah laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama laki-laki.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah mpox di Afrika sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional pada Agustus.
Badan kesehatan PBB itu mengizinkan penggunaan vaksin MVA-BN dari perusahaan Denmark, Bavarian Nordic, sebagai vaksin mpox pertama pada September.
Baca juga : Mpox Merebak, Kemenkes Diminta Tracing Kelompok Berisiko
Mpox adalah penyakit langka yang dapat menular di antara manusia. Penyakit ini biasanya ringan, dan sebagian besar penderitanya pulih dalam beberapa minggu, tetapi beberapa orang bisa mengalami komplikasi.
Gejala awal mpox mencakup demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, pembesaran kelenjar getah bening, menggigil, dan kelelahan.
Ruam pada kulit bisa muncul, sering kali dimulai dari wajah dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya. (Ant/H-2)
Di Indonesia, sampai dengan minggu kedua September 2024, tidak terdapat penambahan kasus konfirmasi Mpox di Indonesia sehingga total kasus di Indonesia masih mencapai 88 kasus.
Kemenkes diminta agar tidak memandang remeh penyakit cacar monyet atau monkeypox (mpox) yang mulai masuk ke beberapa negara ASEAN termasuk Filipina dan Thailand.
Dinkes Jawa Barat memastikan belum ada tambahan kasus cacar monyet atau Monkeypox (Mpox) di wilayah itu.
Kemenkes mengumumkan bahwa berdasarkan data terbaru yang dikonfirmasi per Sabtu (17/8), terdapat sebanyak 88 kasus cacar monyet (mpox) di Indonesia.
Mpox merupakan infeksi virus yang menyebar melalui kontak dekat dan biasanya menyebabkan gejala seperti flu dan lesi bernanah di sekujur tubuh.
Dua kasus suspek Monkey Pox (Mpox) atau cacar monyet yang dilaporkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, bukan merupakan kasus konfirmasi Mpox.
Direktur WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan bahwa cacar monyet atau monkey pox (mpox) bukan lagi darurat kesehatan atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa monkeypox (mpox) bukan lagi dianggap sebagai keadaan darurat kesehatan internasional.
Kasus Mpox atau cacar monyet kembali muncul di Indonesia. Ketahui gejala awal, penyebab penularannya, dan langkah pencegahan efektif agar tidak tertular penyakit ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved