Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) menegaskan komitmen untuk menjadi mediator antara Al Fatah dan kelompok Hamas.
Baca juga: JK: Kematian Haniyeh tidak Ditangani Baik, Perang Besar Hancurkan Timur Tengah
Dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia, JK mengungkapkan komitmen itu saat bertemu Wakil Ketua Gerakan Al Fatah Mahmoud AlAloul di Doha, Qatar, Jumat (2/8). Pertemuan berlangsung sesuai mengikuti prosesi pemakaman pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh.
Baca juga : JK: Rakyat Indonesia akan Selalu Mendukung Perjuangan Palestina
Baca juga: Hamas Mulai Cari Pengganti Haniyeh
Mahmoud AlAloul juga adalah ketua delegasi kelompok Fatah dalam perundingan damai dengan Hamas di Tiongkok .
Dalam pertemuan itu JK mengungkapkan pentingnya persatuan kedua kelompok, Fatah dan Hamas, untuk mendapatkan dukungan internasional. Pasalnya, Fatah dan Hamas merupakan organisasi perjuangan kemerdekaan Palestina yang kerap berseteru.
Baca juga : JK Temui Perwakilan Hamas di Malaysia, Bahas Perdamaian Palestina-Israel
"Tanpa persatuan kalian berdua, sangat pelik mencapai tujuan. Dukungan dunia internasional susah sepenuhnya anda peroleh karena anda tidak kompak. Langkah yang anda harus lakukan adalah rekonsiliasi internal dulu," tegas Jusuf Kalla.
Menanggapi pernyataan JK. AlAloul menyatakan bahwa Fatah selalu siap melakukan rekonsiliasi. Namun, ia menekankan pentingnya memperhatikan waktu.
"Kalau Hamas menuntut dilakukan pembentukan pemerintahan bersama melalui pemilu, itu kan tidak mungkin terjadi karena kami sekarang dilanda perang. Prioritas sekarang bukan pemilu, tapi penghentian kekerasan dan pengakhiran perang," jelasnya.
Baca juga : Jusuf Kalla: Pemimpin Indonesia Jangan Seperti Netanyahu
Dalam pertemuan tersebut JK menyampaikan hasil pertemuannya yang dilakukan dengan mendiang Ismail Haniyeh pada 13 Juli. Menurut JK, Haniyeh menegaskan tidak memaksakan kelompoknya harus menjadi presiden.
"Yang penting pemerintahan Palestina berlaku adil dan penuh integritas demi kebaikan rakyat Palestina secara keseluruhan," ujar JK mengutip Haniyeh.
Dalam pertemuan tersebut, disimpulkan bahwa akan ada pertemuan lanjutan antara JK dengan Fatah serta Hamas untuk membahas langkah-langkah rekonsiliasi lebih lanjut. (X-7)
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan dirinya tidak berniat masuk ke gorong-gorong saat mengikuti kerja bakti massal di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2).
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing ke Aceh diperbolehkan selama untuk kemanusiaan dan terkoordinasi. PMI fokus pada logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Jusuf Kalla menekankan pentingnya penanganan cepat dampak banjir, khususnya penumpukan kayu di sungai, serta mendorong pemanfaatan kayu bernilai guna untuk membantu masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved