Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DUBES RI untuk Tiongkok Jauhari Oratmangun bersama Konjen RI Shanghai melakukan kunjungan ke perusahaan Suzhou Kunlene Film Industries Co., Ltd. di Kota Suzhou, Provinsi Jiangsu. Mereka diterima langsung oleh Henry Halim, Chairman perusahaan, Leo Firdaus, Executive Vice Chairman dan CEO beserta jajaran eksekutif.
Terdapat sekitar 11 WNI yang bekerja di Kunlene Industrial, diantaranya menjabat sebagai Kepala Administrasi dan Kepala RnD.
Perusahaan Kunlene Suzhou bagian dari Indopoly Industrial Group asal Indonesia. Suzhou Kunlene berdiri sejak 2001 dan merupakan subsidiary kedua Indopoly di Tiongkok.
Baca juga : Produsen Mobil Global Cari Mitra Teknologi di Pasar Kejam Tiongkok
Perusahaan subsidiary pertama sudah dibangun sebelumnya pada 1996 di Kota Kunming, Provinsi Yunnan. Pada tahun tersebut, Kunlene merupakan perusahaan asing terbesar pertama yang menanamkan investasi di Kota Kunming, Provinsi Yunnan.
Perusahaan Kunlene memproduksi plastik film packaging dengan kualitas Biaixially-Oriented Polypropylene (BOPP), yang dikenal kualitas transparan, kuat, tahan lama dan tahan air. Di Tiongkok, produk dari Kunlene Industrial Group telah digunakan untuk produk ternama dari mulai rokok, produk makanan minuman, personal goods, hingga produk gadget Apple.
Sejak 2018 perusahaan Kunlene Industrial telah menerapkan industri 4.0, dengan memanfaatkan integrasi big data dan IoT, hingga mampu memproduksi sebanyak 40.000 MT per tahun.
Baca juga : Laba Raksasa Teknologi Tiongkok Huawei pada 2023 Melesat
Selain itu, dijelaskan lebih lanjut bahwa perusahaan Kunlene telah mengembangkan plastic film mono-material yang ramah lingkungan dan dapat terdegradasi lebih cepat dalam kurun waktu satu tahun.
“Tidak ada banyak yang tahu proses pembuatan film packaging sudah menggunakan teknologi yang sangat maju, dan ternyata Indonesia punya rekam jejak bisnis industri ini di Tiongkok selama lebih dari dua puluh tahun,” kata Dubes Djauhari Oratmangun melalui keterangan resmi yang diterima hari ini.
Pada paruh akhir tahun ini Kunlene Industrial akan merayakan 20 tahun pendirian Suzhou Kunlene dan peluncuran pabrik line production keduanya di Suzhou. (Z-8)
Di HARRIS Sentul City Bogor, perusahaan dapat memanfaatkan lapangan luas yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas team building secara nyaman dan menyenangkan.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
PERUSAHAAN aset kripto Indodax menjalin kolaborasi dengan restoran cepat saji KFC Indonesia.
Harumanis Sinergi Utama meresmikan operasionalnya dan memperkenalkan ke publik sebagai salah satu promotor baru, konser diva
AI bukan sekadar implementasi teknologi baru, melainkan membutuhkan kesiapan mendasar mulai dari data, keamanan, jaringan, hingga SDM yang kompeten.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup atau KLH akan panggil perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap gelondongan kayu di Batang Toru awal pekan depan terkait banjir Sumatra
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved