Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kerja sama Islam (OKI) mendukung Palestina mendapatkan status anggota tetap PBB. Sebanyak 57 negara anggota kelompok itu menyepakati resolusi tersebut dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) selama dua hari di Banjul, Gambia.
Sekretaris Jenderal OKI Hissein Brahim Taha menegaskan kembali dukungan organisasi itu bagi warga Palestina di Jalur Gaza, yang berada di bawah serangan mematikan Israel sejak Oktober lalu.
Taha menekankan konsensus OKI mengenai hak rakyat Jalur Gaza atas bantuan kemanusiaan serta hak rakyat Palestina atas negara yang diakui PBB dengan Jerusalem sebagai ibu kotanya.
Baca juga : Indonesia dan OKI Serukan Penyelamatan UNRWA, Badan PBB untuk Pengungsi Palestina
Dia mengatakan organisasi tersebut menggarisbawahi perlunya meminta pertanggungjawaban Israel berdasarkan hukum internasional atas tindakan mereka dan untuk mendukung badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA). Dengan demikian UNRWA dapat terus memainkan peran pentingnya di Gaza.
Bulan lalu, Amerika Serikat (AS) memveto rancangan resolusi yang meminta Palestina menjadi anggota penuh di PBB.
Turki menekankan pengakuan Palestina sebagai negara berdasarkan batas-batas wilayah sesuai perjanjian 1967 adalah kunci untuk mengakhiri pertumpahan darah di Timur Tengah.
Baca juga : Diveto AS, Retno Sesalkan Gagalnya Resolusi Gencatan Senjata di Gaza
Israel telah melancarkan serangan militer brutal di Jalur Gaza sebagai pembalasan atas serangan lintas batas yang dipimpin Hamas, yang menewaskan sekitar 1.200 orang.
Hampir 34.700 warga Palestina telah terbunuh di Gaza, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, dan 78 ribu lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan Palestina.
Menurut PBB hampir tujuh bulan setelah perang Israel, sebagian besar wilayah Jalur Gaza hancur, mendorong 85% penduduk daerah kantong tersebut mengungsi di tengah blokade makanan, air bersih dan obat-obatan yang melumpuhkan.
Israel telah digugat di mahkamah internasional atau ICJ dengan tuduhan melakukan genosida di Jalur Gaza. Keputusan sementara ICJ, Januari lalu, menyatakan Israel kemungkinan melakukan genosida di Jalur Gaza, dan memerintahkan Tel Aviv untuk menghentikan tindakan tersebut disertai mengizinkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza. (Anadolu/Z-1)
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Menlu Palestina Varsen Shaheen di Munich tegaskan perdamaian mustahil jika Israel terus langgar hukum internasional dan aneksasi wilayah. Simak laporannya.
Donald Trump umumkan Dewan Perdamaian (BoP) siapkan US$5 miliar atau Rp84 triliun dan pasukan stabilisasi untuk rekonstruksi Gaza. Cek detail rencana besarnya.
Update terbaru Gaza hari ini: 11 warga tewas akibat serangan udara Israel di Jabalia dan Khan Yunis. Cek detail pelanggaran Garis Kuning dan data korban terbaru.
Operasi evakuasi menghadapi tantangan besar karena minimnya alat berat dan kemampuan teknis yang memadai.
Investigasi Al Jazeera mengungkap dugaan penggunaan bom termobarik dan amunisi tritonal oleh Israel di Gaza. Sebanyak 2.842 warga Palestina dilaporkan hilang sejak 2023.
PEMERINTAH Indonesia menegaskan rencana pengerahan hingga 8.000 personel TNI ke Gaza akan sepenuhnya berfokus pada misi kemanusiaan, bukan operasi tempur.
Upaya diplomatik global belakangan lebih banyak digerakkan oleh kepemimpinan Amerika Serikat dibandingkan forum internasional.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Serangan Rusia di Bogodukhiv, Ukraina, tewaskan 4 warga sipil termasuk 3 balita. Tragedi ini terjadi di tengah upaya negosiasi damai di Abu Dhabi.
Program undian ini mendapat respons positif dari masyarakat.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved