Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan istrinya, Sara Netanyahu, bersembunyi di bunker villa mewah milik konglomerat Simon Falic di wilayah Talpiot, Yerusalem saat Iran melakukan serangan balik, Sabtu (13/4) malam dengan menembakkan lebih dari 300 rudal dan drone.
Media Jerusalem Post melaporkan bahwa vila di distrik Talpiot Yerusalem, yang sering digunakan Netanyahu dan istrinya dalam beberapa tahun terakhir, dilengkapi dengan tempat perlindungan rudal yang canggih.
Sistem pertahanan rudal atau bunker canggih di kediaman tersebut digunakan sebagai tindakan pencegahan menghadapi kemungkinan reaksi Iran terhadap pembunuhan seorang pejabat senior di Damaskus.
Baca juga : Israel Terjepit di Antara Iran dan Hamas
Tidak hanya itu, putra sulung Perdana Menteri Netanyahu, Yair Netanyahu, juga tinggal di sebuah apartemen di Miami, AS, milik teman dekat keluarga Falic.
Ketika situasi politik dan keamanan terus berlanjut, kehadiran Netanyahu di bunker Falic menimbulkan spekulasi dan pertanyaan lebih lanjut tentang langkah apa yang akan diambil pemerintah Israel dalam menghadapi ancaman Iran dan keamanan nasional yang semakin meningkat.
Puluhan ribu warga Israel berdemonstrasi di berbagai lokasi untuk memprotes sikap Perdana Menteri Netanyahu terhadap konflik tersebut. Belasan orang berdiri di dekat rumah besar miliarder Amerika Simon Falic di Jalan Caspian Yerusalem. Mereka juga berkumpul di Kaisarea dan Haifa, di mana para demonstran berbaris dengan genderang dan spanduk serta menyuarakan protes mereka.
Baca juga : Militer AS Klaim Hancurkan Puluhan Drone serta Rudal Kiriman Iran dan Yaman
.jpg)
Media sosial X
Simon Falic, seorang pengusaha Yahudi Amerika, teman dekat keluarga Netanyahu yang juga menjadi penyumbang utama dari Amerika Serikat.
Falic adalah ketua Duty Free Americas, yang mengoperasikan lebih dari 200 toko ritel di bandara dan penyeberangan perbatasan di Belahan Barat. Toko ini terkenal menjual barang-barang mewah seperti parfum, kosmetik, dan aksesoris fashion.
Selain itu, keluarga Falic juga merupakan salah satu pemilik sebagian kilang anggur Israel, Psagot, yang menyebabkan kehebohan pada 2019 ketika Pengadilan Uni Eropa memutuskan anggur tersebut harus diberi label sebagai produk pemukiman.
Hal ini menjadikan Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo, malakukan kunjungan ke kilang anggur tersebut sebagai Menteri Luar Negeri AS pertama yang mengunjungi pemukim di Tepi Barat.
Selama dekade terakhir, keluarga ini telah menyumbangkan setidaknya US$5,6 juta kepada organisasi pemukim di Tepi Barat dan Yerusalem Timur termasuk sinagoga, sekolah, layanan sosial, dan bahkan gerakan sayap kanan yang dianggap ekstrem, bahkan di Israel. (Z-3)
Atau, yang dikhawatirkan banyak kalangan, jangan-jangan itu wujud dari koncoisme yang bisa berdampak buruk pada bangsa dan negara?
MENTERI PKP Maruarar Sirait mengajak para pengusaha besar yang menjadi konglomerat untuk ikut serta bergotong royong mensukseskan Program Pembangunan 3 juta rumah di Indonesia.
Luhut Pandjaitan mengungkapkan pemerintah akan membangun family office atau kantor keluarga untuk menarik dana-dana orang kaya dunia agar ditampung di Indonesia.
Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno mengingatkan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan yang terlibat dalam pengelolaan tambang agar waspada terhadap konglomerat
Ikon pop dunia Rihanna, pendiri Facebook Mark Zuckerberg, dan putri Donald Trump, Ivanka, hari ini hadir di antara orang-orang kaya dan selebritas terkenal lainnya.
Geja-gereja utama di Bethlehem, Yerusalem kembali menerima peziarah. Perayaan Natal juga berlangsung lagi setelah dua tahun absen sebagai bentuk solidaritas pada warga Gaza.
Arkeolog Yerusalem menemukan koin emas bergambarkan potret Ratu Mesir, Berenice II.
Layanan darurat Magen David Adom (MDA) melaporkan 15 orang terluka, tujuh di antaranya dalam kondisi serius.
Pawai memperingati perebutan Yerusalem Timur oleh Israel dalam Perang 1967.
SEDIKITNYA 24 warga Israel terluka akibat menghirup asap di tengah kebakaran hutan yang disebabkan oleh suhu tinggi.
Polisi Israel mendirikan pos pemeriksaan militer di jalan menuju gereja di Kota Tua, memeriksa tanda pengenal dan menolak masuk banyak pemuda, menurut kantor berita negara Palestina, WAFA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved