Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Israel mengumumkan bahwa pihaknya telah berhasil menyelamatkan dua individu yang disandera kelompok pejuang Palestina Hamas dalam operasi pada Minggu (11/2) malam hari di kota Rafah, Jalur Gaza bagian selatan.
"Dalam operasi gabungan IDF, ISA, dan Kepolisian Israel di Rafah tadi malam, dua sandera telah diselamatkan, yaitu Fernando Simon Marman,60, dan Louis Har,70, yang diculik Hamas pada tanggal 7 Oktober dari Kibbutz Nir Yitzhak," ujar pernyataan militer Israel, mengutip dari laman Malay Mail, Senin, 12 Februari 2024.
"Mereka berdua dalam kondisi baik dan dipindahkan untuk pemeriksaan medis di rumah sakit Sheba Tel Hashomer," sambungnya.
Baca juga : Di Rafah, Pengungsi Gaza Hidup Seperti di Film Horor
Belum ada tanggapan dari Hamas atas pembebasan dua sandera tersebut. Namun, bersamaan dengan operasi pembebasan sandera, terjadi pembantaian besar yang mengakibatkan terbunuhnya ratusan warga Gaza di lokasi yang sama, menurut informasi Kementerian Kesehatan di Gaza.

Warga Palestina memeriksa kerusakan di tengah reruntuhan bangunan tempat dua sandera dilaporkan disandera sebelum diselamatkan dalam operasi pasukan keamanan Israel di Rafah, di Jalur Gaza selatan pada 12 Februari 2024. Kementerian kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan sekitar 100 warga Palestina termasuk anak-anak tewas dalam serangan udara besar-besaran pada malam itu. (AFP/SAID KHATIB)

Shalat jenazah korban pemboman Israel di rumah sakit Al-Najar di Rafah, di Jalur Gaza selatan pada 12 Februari 2024, seusai operasi pembebasan sandera Hamas oleh tentara Israel. (AFP/MOHAMMED ABED)
Selama serangan ke Israel pada 7 Oktober 2023, Hamas menyandera sekitar 250 orang, menurut penghitungan kantor berita AFP berdasarkan angka resmi Israel. Israel mengatakan sekitar 130 orang masih berada di Gaza, namun 29 orang diperkirakan sudah tewas.
Israel menanggapi serangan Hamas dengan gempuran tanpa henti di Gaza, yang menurut kementerian kesehatan wilayah tersebut telah menewaskan sedikitnya 28.176 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Puluhan tawanan yang disandera Hamas pada 7 Oktober telah dibebaskan dalam gencatan senjata satu minggu di bulan November, yang juga ditukar dengan pembebasan lebih dari 200 tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel.
Baca juga : Hamas Ingatkan Serbuan Israel di Rafah Berakibat Puluhan Ribu Tewas
Perundingan baru untuk menghentikan pertempuran telah diadakan di Kairo, dan Hamas terbuka terhadap gencatan senjata baru, termasuk lebih banyak pertukaran tawanan dan sandera.
Sayap militer Hamas pada hari Minggu kemarin mengatakan dua sandera telah tewas, dan delapan lainnya terluka parah dalam pengeboman Israel dalam beberapa hari terakhir, sebuah klaim yang tidak dapat diverifikasi secara independen oleh AFP.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghadapi seruan untuk mengadakan pemilihan umum lebih awal. Ia juga menghadapi tekanan dari meningkatnya aksi protes atas kegagalan pemerintahannya dalam membawa pulang para sandera dari Gaza. (Medcom.id/Z-4)
Penutupan dilakukan setelah serbuan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, dengan alasan arahan Komando Front Dalam Negeri melarang adanya kerumunan besar.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menyampaikan bahwa kelompok itu akan melanjutkan apa yang dia gambarkan sebagai "pertempuran defensif" melawan Israel.
Komandan Polisi Dubai Dhahi Khalfan desak negara Teluk perkuat hubungan dengan Israel dan Barat, serta kritik negara Arab lain di tengah perang regional melawan Iran.
Ketua Parlemen Iran Qalibaf mengancam bakal menyerang infrastruktur vital negara kawasan jika terbukti membantu musuh menduduki salah satu pulau strategis milik Iran.
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik
Penutupan dilakukan setelah serbuan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, dengan alasan arahan Komando Front Dalam Negeri melarang adanya kerumunan besar.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
Presiden Prabowo hubungi Mahmoud Abbas dan pemimpin dunia Islam saat Idul Fitri. Langkah ini jadi sinyal kuat diplomasi Indonesia di panggung global.
Salon di Beit Awa, wilayah pendudukan Tepi Barat, Palestina, Rabu (18/3) dihantam sebuah proyektil meledak akibat saling serang Israel dan Iran. Empat perempuan Palestina tewas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved