Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo memenuhi empat agenda pada hari kedua, Jumat (28/7), kunjungannya di Tiongkok. Dia mengajak para pemilik modal di Negeri Tirai Bambu untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Jokowi menghadiri pertemuan bisnis, jamuan makan siang dengan Presiden Xi Jinping, menyapa kontingen Indonesia di FISU World University Games, dan menghadiri acara tersebut.
"Untuk rangkaian pertemuan bisnis terdapat tiga pertemuan, yaitu roundtable business dengan para pebisnis Tiongkok and INACHAM yang bergerak di sektor energi hijau, hilirisasi nikel, otomotif, kesehatan, dan impor sawit," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (28/7).
Baca juga: Hari Kedua di Tiongkok, Presiden Temui Sejumlah Pebisnis
Kemudian, kata Retno, joint call perusahaan di bidang petrokimia dan PLTA di Kaltara, juga pertemuan one-on-one dengan satu perusahaan Tiongkok yang bergerak di bidang kaca float. "Dari semua pertemuan bisnis, tampak komitmen, baik dari sisi pemerintah maupun dari swasta Tiongkok untuk meningkatkan investasi di Indonesia," paparnya.
Prioritas investasi ke depan antara lain adalah di industri hilirisasi energi baru terbarukan, kesehatan, riset untuk ketahanan pangan, dan juga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam semua pertemuan, Jokowi menekankan pentingnya penggunaan tenaga kerja lokal, ramah lingkungan dan membawa nilai tambah bagi Indonesia.
Baca juga: Jokowi Gandeng Prabowo Blusukan, Dinilai Kode Suksesi Pimpinan
"Dari tiga pertemuan bisnis tersebut, tampak komitmen untuk perluasan investasi maupun rencana investasi yang baru yang sangat besar. Nilainya puluhan milyar US$ dan salah satunya nilainya cukup besar, yaitu sekitar US$ 11,5 miliar," jelasnya.
Retno menyampaikan hasil pertemuan bisnis oleh Kementerian Kesehatan juga dihasilkan komitmen investasi lebih dari US$ 1,5 miliar. Dalam FISU World University Games Indonesia mengirim kontingen sebanyak 77 orang.
Mereka berpartisipasi di beberapa cabang olahraga, antara lain renang, judo, taekwondo, badminton, tenis, atletik dan juga dayung dan wushu. Jokowi hadir dalam pembukaan gelaran tersebut.
"Dan sebelum pembukaan Bapak Presiden telah bertemu dengan para atlet Indonesia untuk memberikan semangat. Demikian rekan-rekan hasil kunjungan hari kedua, hari terakhir Bapak Presiden ke Chengdu. Dari Chengdu Bapak Presiden akan langsung kembali ke Jakarta," pungkasnya. (Cah/Z-7)
Model tersebut berguna bagi investor sebagai alat bantu dalam investasi kuantitatif, dan akademisi dapat menggunakan hasilnya untuk menguji serta menyempurnakan teori.
CADANGAN emas bawah laut terbesar di Asia ditemukan oleh pihak Tiongkok di lepas pantai Laizhou, sebuah kota pesisir di Yantai, Provinsi Shandong.
PEMERINTAH Tiongkok menemukan cadangan emas bawah laut di lepas pantai Laizhou, wilayah Yantai, Provinsi Shandong.Temuan emas bawah laut itu telah mendorong total cadangan emas mereka.
TIONGKOK mencatat tonggak baru dalam eksplorasi sumber daya alam setelah menemukan cadangan emas bawah laut pertama sekaligus terbesar di Asia.
TIONGKOK mengumumkan penemuan deposit emas pertama di bawah laut. Temuan ini disebut sebagai deposit emas bawah laut terbesar di Asia
Teddy menjelaskan dalam acara parade yang digelar hari ini, hadir 26 pemimpin setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan dari berbagai penjuru dunia.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE), Eliza Mardian menyatakan bahwa niat pemerintah untuk menyetop impor bawang putih dalam 5 tahun mendatang kurang realistis.
LEDAKAN hebat di sebuah pabrik bioteknologi di Provinsi Shanxi, Tiongkok Utara, menewaskan delapan orang dan kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
Pemerintah Tiongkok menyatakan penyesalan atas berakhirnya Perjanjian New START antara AS dan Rusia. Beijing mendesak Washington melanjutkan dialog dengan Moskow.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved