Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN Israel menembak mati seorang pria Palestina dalam sebuah penggerebekan di Tepi Barat yang diduduki. Pria yang terbunuh tersebut diidentifikasi oleh Kementerian Kesehatan Palestina sebagai Mohammed Abd al-Hakim Nada, 23.
"Pertumpahan darah terbaru dalam salah satu bentrokan paling tragis dalam konflik Israel-Palestina dalam beberapa tahun terakhir,” demikian menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Kantor berita resmi Palestina, Wafa, mengatakan seorang pria tewas di kamp pengungsi al-Ein di dekat kota Nablus, Tepi Barat, dalam bentrokan dengan tentara yang mengepung sebuah rumah di kamp tersebut.
Baca juga : Tiga Militan Palestina Dibunuh Pasukan Israel di Tepi Barat
"Seorang pemuda meninggal karena luka-lukanya ketika pasukan pendudukan menyerbu kota Nablus pada siang hari (09:00 GMT)," kata kementerian itu.
Baca juga : Sahkan UU Kekuasaan Mahkamah Agung, Israel Perkuat Supremasi Yahudi
"Syuhada itu, Mohammed Abd al-Hakim Nada, tertembak di bagian dada,” ujarnya.
Tentara Israel mengatakan bahwa mereka telah memasuki kamp dan menangkap seorang tersangka militan.
Wafa mengatakan seorang pria lainnya tewas dalam bentrokan dengan tentara yang mengepung sebuah rumah di kamp pengungsi.
Sebuah kelompok pejuang Palestina, Brigade Syuhada al-Aqsa, mengatakan bahwa para pejuangnya telah menyergap satu unit pasukan khusus di lorong-lorong kamp al-Ein dan berhasil menimbulkan korban di antara pasukan Israel.
Dalam sebuah pernyataan di saluran Telegram-nya, kelompok yang terkait dengan gerakan Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas ini tidak menyebutkan secara spesifik apakah pria yang tewas itu adalah salah satu pejuangnya. (Aljazeera/Z-8)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur di Board of Peace (BoP), agar tetap sejalan dengan kemerdekaan palestina
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved